Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsistan) Inari Combine Harvester RG118 (mesin pemanen pertanian) kepada Kelompok Tani Sumber Makmur Sentosa yang ada di Desa Purwotengah, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Minggu (7/12/2025).
Khusnul Arif mengatakan, bantuan alat pertanian ini diberikan kepada kelompok tani di Desa Purwotengah, karena di sana merupakan salah satu lumbung padi yang ada di Kabupaten Kediri.
“Bantuan ini adalah program sinergitas, diusulkan oleh DPRD Jatim dan disetujui oleh Pempov Jatim, diberikan kepada Kelompok Tani Sumber Makmur Sentosa karena Poktan ini dianggap memenuhi syarat penerima bantuan ini,” jelas Khusnul Arif, Minggu (7/12/2025).
Dia juga menjelaskan bahwa Alsistan ini diberikan karena kelompok tani di Desa Purwotengah untuk menekan biaya operasional petani yang selama ini terbebani mahalnya biaya sewa alat panen.
“Selama ini, masyarakat terpaksa menyewa alat panen dengan biaya yang cukup mahal, mencapai Rp350.000 per 100 Ru. Bantuan ini adalah investasi besar dari pemerintah, harapan kami bisa menghilangkan ketergantungan sewa dan meningkatkan efektivitas waktu panen,” ujarnya.
Politisi Partai Nasdem itu juga menyebut, Desa Purwotengah memiliki luas sawah sekitar 200 hektare dengan padi sebagai komoditas dominan.
Terkait pengelolaan alat, Mas Pipin menyebut akan dikelola penuh oleh Poktan, namun tetap akan diawasi oleh Dinas Pertanian.
“Nanti akan ada pelatihan manajerial dari Dinas Pertanian terkait dengan pengelolaan Alsintan ini. Karena ini nilainya sangat besar, 500 jutaan, kalau tidak dirawat dan dirawat dengan baik, nanti tidak maksimal untuk keperluan jangka panjangnya,” katanya.
Alat ini kata Mas Pipin bisa dipakai siapa saja, namun tetap atas ijin dari Poktan.
“Bagi masyarakat yang ingin menyewa atau menggunakan ini, nantinya dapat menghubungi kelompok tani Sumber Mamur Sentosa,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Poktan Sumber Makmur Sentosa Muhammad Yazid Fauzi menyambut gembira bantuan Alsistan ini, sebab dengan bantuan yang ada akan sangat membantu petani di Purwotengah.
“Sebelumnya karena di sini tanaman padi jadi mayoritas, kalau musim panen kita harus menunggu lama untuk menyewa alat, dan harganya juga cukup mahal,” katanya.
Menurut Yazid Alsistan ini dapat menghemat separuh biaya pertanian sebelumnya, petani harus menyewa alat panen dari luar desa dengan biaya Rp600.000 hingga Rp700.000 per 100 Ru.
Senada, Kepala Desa Purwotengah menyambut baik bantuan dari politisi Partai Nasdem itu. Menurutnya ini akan sangat membantu para petani di desanya.
“Di desa sini memang mayortitas warganya petani, kurang lebih 80 persen. Ini akan sangat membantu,” tutup Adi.






