Sempat Lewati Masa “Sulit” di India, Jon Toral: Saya Datang ke Persik untuk Menikmati Sepak Bola Lagi

Persik
Caption: Gelandang serang baru Persik Kediri, Jon Toral, saat wawancara di Stadion Gelora Dhaha Jayati, Kabupaten Kediri belum lama ini. Doc: Ubaidhillah/Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Gelandang serang asal Spanyol, Jon Miquel Toral Harper, resmi membuka babak baru dalam kariernya bersama Persik Kediri.

Bergabung dengan klub berjuluk Macan Putih, eks pemain akademi Arsenal itu membawa semangat kebangkitan setelah sempat melewati masa sulit tanpa pertandingan kompetitif saat berkiprah di Liga India.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Toral menjadi suntikan harapan bagi lini tengah Persik Kediri.

Pengalamannya di sejumlah kompetisi Eropa dan Asia diharapkan mampu memperkaya dinamika permainan tim, sekaligus menandai kembalinya sang pemain ke atmosfer persaingan yang sesungguhnya.

Dalam pernyataan perdananya sebagai pemain Persik, Toral mengaku antusias dan terkesan dengan sambutan hangat yang ia terima sejak hari pertama bergabung.

“Saya sangat senang dan sangat antusias bergabung dengan tim ini. Semua orang menyambut saya dengan sangat baik,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

“Jadi saya sangat berterima kasih kepada semua orang, para pemain, staf, dan semua yang ada di klub. Saya sangat bersemangat untuk segera memulai dan menjalani musim saya,” lanjut Toral.

Pemain berusia 29 tahun itu juga menaruh respek tinggi terhadap kualitas skuad Persik.

Menurutnya, standar permainan para pemain Macan Putih sudah berada di level yang kompetitif, sehingga memacu motivasinya untuk segera memberi kontribusi nyata.

“Saya sangat terkesan dengan para pemain. Semua orang menunjukkan level yang sangat tinggi dan saya sangat senang bisa bergabung serta mencoba membantu mereka dengan apa pun yang saya bisa,” tuturnya.

Proses adaptasi Toral di lingkungan barunya pun berjalan relatif mulus.

Faktor kesamaan bahasa dan latar belakang menjadi penopang utama kelancaran komunikasi di dalam tim, terutama dengan kehadiran pelatih asal Spanyol serta sejumlah pemain yang fasih berbahasa Spanyol dan Inggris.

“Mereka banyak membantu saya, jadi sekarang saatnya bagi saya untuk bergerak dan membantu mereka di lapangan, dan semoga kita bisa melakukan hal-hal baik bersama. Kami memiliki pelatih dari Spanyol, jadi itu benar-benar membantu saya untuk beradaptasi dengan pekerjaan ini,” paparnya.

“Tentu saja ini menjadi nilai tambah besar karena pelatihnya berasal dari Spanyol, dengan latar belakang dan wilayah yang mirip dengan saya. Selain itu, banyak pemain yang juga berbicara bahasa Spanyol, dan semua orang bisa berbahasa Inggris, jadi sejauh ini proses adaptasinya berjalan dengan baik dan mudah,” jelas Toral.

Lebih dari sekadar ambisi prestasi, Toral menegaskan bahwa tujuannya bersama Persik adalah menemukan kembali kegembiraan bermain sepak bola.

Setelah melewati fase berat tanpa pertandingan di India, ia ingin kembali merasakan esensi permainan di atas lapangan hijau.

“Bagi saya, sekarang saatnya menikmati sepakbola. Periode ini adalah masa yang sulit bagi saya di India – tanpa sepakbola, tanpa pertandingan,” terangnya.

“Saya hanya ingin turun ke lapangan dan menikmati permainan, itu target saya. Dan jika saya menikmati sepakbola, saya tahu tim akan bermain dengan baik dan hasil yang baik akan mengikuti,” tutur Toral.

Dengan tekad untuk bangkit dan motivasi tinggi yang dibawanya, Jon Toral diharapkan mampu menjadi motor serangan Persik Kediri.

Kehadirannya bukan hanya soal kualitas teknis, tetapi juga tentang semangat baru Macan Putih dalam menatap kompetisi musim ini.

Pos terkait