Lewat Jalur Berjenjang JKN, Yudi Sukses Jalani Operasi Katarak Gratis

JKN
Caption: Yudi (49), warga Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Doc: BPJS Kesehatan

Metaranews.co, Kabupaten Jember – Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang aktif menjadi bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat.

Manfaat tersebut dirasakan Yudi (49), warga Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, yang berhasil menjalani operasi katarak tanpa biaya melalui layanan BPJS Kesehatan.

Bacaan Lainnya

Yudi tercatat sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Pemda, dengan status kepesertaan aktif.

Menurutnya, kepesertaan tersebut memberi dampak besar, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarganya.

Ia menuturkan mulai memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan saat menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Proses diawali dengan pengecekan status kepesertaan di Puskesmas Kalisat sebelum menjalani pemeriksaan mata sebagai langkah awal.

“Waktu itu saya mengecek kepesertaan terlebih dahulu sebelum diperiksa. Setelah petugas memastikan data saya aktif dan bisa digunakan, barulah saya menjalani pemeriksaan mata,” ujar Yudi, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Yudi kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Kalisat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Ia menyampaikan bahwa seluruh proses pelayanan berjalan lancar tanpa hambatan dan tidak memerlukan biaya tambahan, sehingga sangat membantu dirinya sebagai peserta JKN.

“Awalnya saya merasa penglihatan mulai sedikit kabur seperti rabun. Saya kira ini hal biasa dan akan kembali normal. Mungkin salah satu penyebabnya karena faktor usia,” ungkapnya.

Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit, Yudi diperiksa oleh dokter spesialis mata yang mendiagnosis kedua matanya mengalami katarak, yaitu kondisi ketika lensa mata menjadi keruh dan mengganggu penglihatan.

Dokter pun menyarankan agar ia segera menjalani tindakan operasi.

“Dokter menyarankan agar saya segera dioperasi. Awalnya saya sangat ragu, jadi saya tanyakan apakah ada biaya yang harus saya bayar apabila operasi menggunakan JKN,” terangnya.

“Setelah dijelaskan bahwa semuanya ditanggung dan tidak ada biaya tambahan, saya langsung setuju tanpa pikir panjang. Saya kemudian menjalani operasi pertama untuk mata kiri saya. Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar dan pandangan saya yang sebelumnya buram mulai terlihat terang kembali,” lanjut Yudi.

Yudi menambahkan, selama menjalani proses pelayanan ia memperoleh penanganan yang baik dari dokter maupun petugas kesehatan lainnya.

Seluruh layanan, kata dia, diberikan sesuai prosedur yang berlaku tanpa adanya permintaan di luar ketentuan.

“Kalau kita mengikuti semua prosedur, kita tidak akan mengalami kesulitan. Saya justru mendapatkan pelayanan yang sangat bai,” tuturnya.

“Saat ini saya dijadwalkan untuk menjalani operasi lanjutan pada mata kanan. Sekarang saya masih menjalani kontrol dan pemeriksaan pascaoperasi, dan hasilnya baik. Dokter juga memastikan saya sudah siap untuk operasi berikutnya,” tutup Yudi.

Pos terkait