Sambut Imlek 2577, Ratusan Rupang di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri Disucikan

Kediri
Caption: Umat Tridharma di Kediri membersihkan ratusan rupang di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Rabu (11/2/2026). Doc: Darman/Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/2/2026), umat Tridharma di Kota Kediri menggelar ritual pensucian rupang dan altar di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Rabu (11/2/2026).

Tradisi tahunan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan menyambut pergantian tahun baru lunar. Prosesi dilakukan secara khidmat dan penuh penghormatan.

Bacaan Lainnya

Ketua Yayasan Tri Dharma Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri, Prayitno Sutikno, menyebutkan terdapat 17 altar dengan sekitar 100 rupang atau patung dewa-dewi yang disucikan dalam ritual tersebut.

“Bersih-bersih altar itu hanya bisa dilaksanakan dalam waktu satu tahun sekali, setiap menjelang tahun baru,” jelas Prayitno.

Umat yang mengikuti prosesi telah mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Mereka membersihkan rupang, altar, serta perlengkapan ibadah dari debu dan kotoran yang menempel sebagai simbol penyucian diri.

Ritual tersebut juga dimaknai sebagai harapan untuk memasuki tahun baru dengan hati dan pikiran yang bersih.

Prayitno menambahkan, sebelum mengikuti upacara pembersihan, umat diwajibkan berpuasa dengan tidak mengonsumsi daging serta menjaga perilaku sekurang-kurangnya selama tiga hari.

“Berpuasa supaya benar-benar terjaga, sehingga dalam membersihkan tumpang altar ini nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan agar hati dan pikiran bersih saat pensucian,” katanya.

Klenteng Tjoe Hwie Kiong merupakan salah satu klenteng tertua di Kota Kediri. Tempat ibadah ini menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Tridharma yang mencakup ajaran Tao, Buddha, dan Konghucu.

Bangunan klenteng yang didominasi warna merah dengan ornamen naga berdiri megah di kawasan pusat kota. Keberadaannya menjadi bagian dari jejak sejarah komunitas Tionghoa di Kediri.

Menjelang Imlek, klenteng tersebut selalu ramai oleh umat yang datang untuk bersembahyang, memasang lampion, serta memanjatkan doa keselamatan dan rezeki di tahun baru.

Selain sebagai tempat ibadah, Klenteng Tjoe Hwie Kiong juga kerap menjadi destinasi wisata religi dan budaya, terutama saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

“Melalui ritual pensucian rupang dan altar ini, umat Tridharma berharap dapat menyambut Tahun Baru Imlek dengan penuh keberkahan, keselamatan, dan kedamaian,” pungkas Prayit.

Pos terkait