“Terusir” dari Kediri, Persik Buru 3 Poin Saat Jamu PSIM di Gresik

Persik Kediri
Caption: Skuad Persik Kediri dalam momen salah satu laga di Super League 2025-2026. Doc: Persik Kediri

Metaranews.co, Kota Kediri – Persik Kediri akan melakoni laga kandang melawan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League pada Jumat (13/2/2026).

Meski berstatus tuan rumah, pertandingan tersebut harus digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dan berlangsung tanpa kehadiran penonton.

Bacaan Lainnya

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan tiga poin menjadi target utama tim demi menjaga tren positif di sisa putaran kedua Super League.

Ia memastikan absennya suporter di stadion tidak mengurangi semangat tim. Dukungan, kata dia, tetap terasa meski datang dari kejauhan.

“Ada atau tidak ada suporter, kami tahu mereka selalu mendukung dan mendoakan kami, meskipun dari balik layar televisi. Tentu itu menjadi motivasi besar bagi kami untuk memberikan hasil terbaik kepada para fans,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Pelatih asal Spanyol itu meminta para pemain tetap fokus dan waspada menghadapi PSIM Yogyakarta, yang berupaya bangkit setelah meraih hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya.

“PSIM tentu akan berusaha tampil lebih baik. Namun kami juga akan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan ini dan bermain sebagai satu tim,” tegasnya.

Persik saat ini tengah berada dalam tren positif. Macan Putih meraih dua kemenangan beruntun pada laga kandang terakhir, yakni menaklukkan Bali United 3-2 dan Dewa United 2-1.

Meski demikian, Marcos menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan mentalitas tim agar tidak lengah.

“Tidak mudah mempertahankan tren kemenangan. Karena itu, kami harus tetap fokus dan bekerja sama,” katanya.

Ia menambahkan, setiap pertandingan membutuhkan pendekatan serta strategi berbeda sesuai karakter lawan.

“Kami harus menyiapkan game plan terbaik dan melakukan pendekatan yang tepat untuk menghadapi PSIM Jogja,” tambah Marcos.

Marcos mengakui atmosfer pertandingan tetap menantang karena digelar di luar Kediri dan tanpa dukungan langsung suporter. Situasi itu, menurut dia, menuntut kedisiplinan dan konsentrasi penuh dari seluruh pemain.

“Ini laga home, tetapi tidak sepenuhnya seperti bermain di kandang sendiri. Karena itu, kami harus tetap waspada dan fokus penuh,” pungkasnya.

Pos terkait