Metaranews.co, Kota Kediri – Persik Kediri bersiap menghadapi laga kandang pekan ke-22 Super League melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Namun, di balik persiapan itu, ada pekerjaan rumah besar yang belum tuntas, yakni rapuhnya lini pertahanan.
Pembenahan sektor belakang kini menjadi prioritas utama pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres.
Pelatih asal Spanyol tersebut secara terbuka mengakui pertahanan timnya belum tampil solid, terutama setelah rentetan laga tanpa clean sheet.
“Lini belakang tim memang menjadi bagian dari fokus perbaikan tim saat ini,” ujar Marcos saat ditemui seusai latihan, Senin (16/2/2026) sore.
“Termasuk menjadi bagian dari program latihan dalam beberapa hari terakhir, yang lebih menitikberatkan pada sektor pertahanan yang diharapkan dapat lebih baik dan berkembang,” lanjutnya.
Marcos secara khusus menyoroti gol pertama saat Persik Kediri menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan lalu. Ia menilai gol tersebut lahir dari kesalahan fatal yang seharusnya bisa dihindari.
“Gol pertama itu adalah kesalahan buruk, gol yang konyol, dan seharusnya tidak terjadi. Namun, itu sudah terjadi dan kami harus menerimanya, yang terpenting adalah kami belajar dan memastikan kesalahan serupa tidak terulang,” tegasnya.
Evaluasi itu, menurut Marcos, bukan untuk menyalahkan individu, melainkan menjadi pijakan perbaikan kolektif.
Ia menegaskan setiap pertandingan harus menjadi proses pembelajaran untuk membentuk tim yang lebih kuat, solid, dan konsisten.
“Kami tahu kami bisa berkembang. Kami terus bekerja, mencoba menjadi lebih baik, dan kami akan menjadi lebih baik di setiap pertandingan,” tandasnya.
Marcos memastikan pembenahan lini belakang akan terus digenjot demi menghadirkan pertahanan yang lebih disiplin, minim kesalahan, dan kokoh saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2026.






