Alex Mantap Beralih dari Peserta PBI ke Mandiri demi Jaminan Kesehatan Keluarga

BPJS Kesehatan
Caption: Alex Yunianto bersama istri. Doc: BPJS Kesehatan

Metaranews.co, Kabupaten Jember – Alex Yunianto (36) mengaku merasakan langsung komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berkualitas dan mudah diakses.

Menurutnya, keberadaan JKN sangat membantu, terutama saat dirinya dan keluarga membutuhkan pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Alex menuturkan, sebelum terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri, ia sempat tercatat sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan iuran yang ditanggung pemerintah.

Selama memanfaatkan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, baik ketika masih berstatus PBI maupun setelah beralih menjadi peserta mandiri, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti.

Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah saat sang istri memperoleh layanan kesehatan sejak masa kehamilan hingga proses persalinan.

“Alhamdulillah, saat itu kepesertaan BPJS Kesehatan kami sekeluarga masih ditanggung oleh pemerintah, sehingga tidak ada biaya yang harus saya keluarkan. Proses persalinan istri saya pun sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ungkap Alex, Rabu (4/2/2026).

Pengalaman tersebut membuat Alex semakin menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan sebagai upaya perlindungan di masa depan.

Melalui Program JKN, ia tidak hanya terbantu dalam proses persalinan istrinya, tetapi juga dalam mengakses berbagai layanan kesehatan lainnya, mulai dari pengobatan ringan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga pelayanan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).

“BPJS Kesehatan menanggung berbagai jenis penyakit. Karena itu, menurut saya, tugas masyarakat hanya memastikan kepesertaan tetap terdaftar dan aktif. Saat kepesertaan yang ditanggung pemerintah tidak lagi aktif, saya langsung beralih menjadi peserta mandiri. Perlindungan kesehatan memang sangat penting untuk dimiliki,” imbuh Alex.

Alex menilai pembayaran iuran sebagai langkah antisipatif untuk menghadapi risiko kesehatan yang dapat datang kapan saja.

Menurutnya, kondisi tubuh tidak selalu berada dalam keadaan prima, sehingga perlindungan kesehatan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

“Dengan rutin membayar iuran, kepesertaan tentu selalu aktif. Jika sewaktu-waktu membutuhkan pengobatan atau rawat inap, kami sekeluarga tidak perlu khawatir karena kartu JKN dapat langsung digunakan,” tuturnya.

“Hal inilah yang membuat saya memutuskan beralih menjadi peserta mandiri dan disiplin dalam membayar iuran,” imbuh Alex.

Ke depan, Alex berharap Program JKN terus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh peserta.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengalamannya berobat menggunakan BPJS Kesehatan memberikan rasa tenang, sehingga ketika sakit dirinya dapat lebih fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani persoalan biaya.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas hadirnya program ini, karena berkat Program JKN saya dan keluarga bisa dilayani secara gratis tanpa memikirkan biaya apapun,” paparnya.

“Harapan saya semoga Program JKN bisa terus meningkat dan selalu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Alex. (ADV)

Pos terkait