Dari Hampers ke Hangout, Linda Sulap Dapur Rumahan Jadi Kafe Viral di Kediri

Kediri
Caption: Kafe Kekinian Kediri. Doc: Ubai/Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Siang itu, Sabtu (11/4/2026), aroma manis berpadu gurih menyeruak dari sebuah sudut di Jalan WR Supratman, Pocanan, Kota Kediri.

Di balik pintu kafe bergaya minimalis modern itu, tawa anak muda bersahut dengan obrolan santai para keluarga yang menikmati waktu luangnya.

Bacaan Lainnya

Tempat itu bernama Kekinian, sebuah kafe yang lahir dari keberanian membaca peluang dan kegigihan seorang perempuan bernama Linda.

Tak banyak yang tahu, sebelum menjadi ruang hangout yang ramai, perjalanan Kafe Kekinian berawal dari dapur sederhana.

Linda memulai semuanya dari pesanan hampers di momen-momen spesial seperti Idulfitri dan Chinese New Year.

Dari sana, satu per satu permintaan datang, tak hanya paket bingkisan, tetapi juga kue, puding, hingga aneka dessert yang menggoda.

“Awalnya dari open PO hampers, terus banyak yang request cake seperti kenari cake, sponge cake, sampai dessert. Akhirnya kepikiran untuk buka kafe,” tutur Linda, mengenang langkah awalnya.

Keputusan itu menjadi titik balik. Sejak resmi dibuka pada 11 Januari, Kafe Kekinian tak sekadar menjual makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman.

Konsep yang diusung sederhana namun tepat sasaran, mengikuti tren, terutama yang tengah viral di media sosial.

Di meja-meja kafe, beragam menu tersaji dengan tampilan yang menggoda. Mulai dari hidangan berat seperti nasi sambelan dengan lauk cakalang dan nasi kulit, hingga sentuhan barat seperti spaghetti bolognese dan carbonara.

Untuk anak-anak, Mac and Cheese hadir sebagai menu favorit yang tak pernah sepi peminat.

Di sisi lain, camilan seperti cordon bleu bites dan pisang cokelat menjadi teman sempurna untuk bersantai.

Sementara itu, deretan dessert seperti cheesecake slice dan olahan cream cheese lainnya menjadi penutup yang sulit ditolak.

Menariknya, semua menu tersebut merupakan hasil racikan dapur sendiri. Linda menjaga betul kualitas rasa, sekaligus memastikan setiap sajian tetap relevan dengan selera pasar.

“Kita biasanya mengikuti apa yang lagi viral di sosmed. Jadi menu selalu update, biar tetap kekinian,” ujarnya.

Tak hanya soal menu, suasana juga menjadi daya tarik tersendiri. Area indoor ber-AC menawarkan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin bekerja atau sekadar bersantai, sementara area outdoor menghadirkan nuansa lebih santai.

Letaknya yang berada di kawasan perkantoran pun menjadi keuntungan tersendiri.

“Banyak dari kantor sekitar seperti bank dan instansi lain yang makan siang di sini,” kata Linda.

Meski tampil modern dan mengikuti tren, Kafe Kekinian tetap ramah di kantong. Dengan harga mulai belasan ribu rupiah, kafe ini menjadi ruang pertemuan yang inklusif, mulai dari pelajar, pekerja kantoran, hingga keluarga.

Bagi Linda, kunci bertahan di tengah ketatnya persaingan bukan sekadar soal rasa, tetapi keberanian untuk terus beradaptasi. Ia percaya, tren bukan untuk diikuti semata, melainkan diolah menjadi peluang.

“Intinya saya suka coba hal baru. Lihat tren, langsung kita buat. Itu yang bikin kafe ini terus berkembang,” pungkasnya.

Pos terkait