Detik-detik Polisi Selamatkan Remaja Perempuan Diduga Coba Bunuh Diri di Jembatan Brawijaya Kota Kediri

Kediri
Caption: Polisi saat berupaya mengevakuasi seorang remaja perempuan yang diduga hendak bunuh diri di Jembatan Brawijaya Kediri, Jumat (2/1/2026) pagi. Doc: Polres Kediri Kota

Metaranews.co, Kota Kediri – Personel Pamapta Polres Kediri Kota mengevakuasi seorang remaja perempuan yang diduga melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Remaja tersebut diketahui berinisial NR (15), warga Kabupaten Tulungagung.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan awal, yang bersangkutan mengaku bekerja di salah satu pertokoan di Jalan Pattimura, Kota Kediri.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Canggih Brigade Santoso, M Arif, dan Naning Tyas.

Ketiga saksi tersebut melihat korban mondar-mandir seorang diri di sekitar Jembatan Brawijaya dengan gerak-gerik seperti kebingungan.

Mereka kemudian menanyakan tujuan korban, yang menyampaikan hendak menuju kawasan Semampir.

Merasa khawatir, para saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kediri Kota.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas piket Pamapta langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan serta evakuasi terhadap korban.

Selanjutnya, korban dibawa ke piket Pamapta untuk dimintai keterangan awal dan memastikan kondisinya dalam keadaan aman.

“Kami langsung mengamankan korban dan melakukan langkah-langkah awal untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ujar KA SPKT Polres Kediri Kota, Iptu Wina Nurwarida, kepada wartawan di Kota Kediri, Senin (5/1/2026).

Setelah dievakuasi, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Kediri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri untuk proses pendataan lebih lanjut, serta penempatan sementara korban sesuai prosedur penanganan sosial.

Polres Kediri Kota mengapresiasi kepedulian masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut.

Kepolisian juga mengimbau warga agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan situasi darurat demi keselamatan bersama.

Pos terkait