Gagal Menang di Gresik, Persik Kediri Tertahan di Papan Tengah

Persik Kediri
Caption: Pertandingan Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta, Jumat (13/2/2026). Doc: Persik Kediri

Metaranews.co, Kabupaten Gresik – Persik Kediri kembali gagal mengamankan poin penuh. Bermain sebagai tuan rumah di Gresik, Macan Putih harus rela berbagi angka setelah ditahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor 2-2 pada pekan ke-21 Super League 2025/2026.

Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB, dalam cuaca berawan. Laga dipimpin wasit Gedion Dapaherang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan resmi pertandingan, tambahan waktu diberikan dua menit pada babak pertama dan tujuh menit pada babak kedua.

Persik Kediri membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-31 melalui Jon Miquel Toral Harper. Gol tersebut membuat tuan rumah berada di atas angin.

Namun, PSIM yang dijuluki Laskar Mataram langsung merespons. Enam menit berselang, Norberto Ezequiel Vidal menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persik Kediri kembali unggul. Wasit menunjuk titik putih setelah Rahmatshoh Rahmatzoda melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Ezra Walian yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-57 dan mengubah skor menjadi 2-1.

Keunggulan itu lagi-lagi tak bertahan lama. Pada menit ke-62, Vidal mencetak gol keduanya lewat sundulan memanfaatkan umpan lambung Raka Cahyana Rizky. Skor kembali imbang 2-2.

Laga berjalan terbuka pada sisa waktu pertandingan. Persik nyaris mencuri kemenangan pada menit ke-85 melalui Rodrigo Dias yang masuk menggantikan Jose Enrique Rodriguez. Namun, tendangannya hanya membentur tiang gawang yang dijaga Cahya Supriadi.

PSIM juga beberapa kali mengancam. Akan tetapi, pertahanan tuan rumah masih mampu meredam tekanan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam susunan pemain inti, Persik menurunkan Leonardo Navacchio di bawah mistar, Imanol Garcia Lugea, Adrian Luna, Jon Toral, serta Ezra Walian sebagai kapten.

Sementara PSIM memainkan Cahya Supriadi, Franco Ramos Mingo, Jose Valente, dan Vidal sebagai motor serangan.

Hasil ini membuat Persik tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 26 poin dari 21 pertandingan.

Adapun PSIM berada di posisi ketujuh dengan 32 poin dari jumlah laga yang sama. Tambahan satu poin menjaga persaingan papan tengah tetap ketat musim ini.

Pos terkait