Gaya Hidup Sehat ala Mahasiswa Jember, Daffa Tetap Andalkan JKN sebagai Perlindungan

Jember
Caption: Daffa Ardhana Kurniawan (25), mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Jember. Doc: BPJS Kesehatan

Metaranews.co, Kabupaten Jember – Kesadaran menjaga kesehatan sejak usia muda menjadi bagian penting dari kehidupan mahasiswa yang sarat aktivitas.

Pemahaman itu juga dimiliki Daffa Ardhana Kurniawan (25), mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Jember.

Bacaan Lainnya

Di tengah padatnya perkuliahan dan kegiatan organisasi, Daffa berupaya menjaga kebugaran agar seluruh aktivitasnya dapat berjalan optimal.

“Biasanya saya mengatur waktu tidur, mencukupi kebutuhan air minum, makan secara teratur, serta menyempatkan waktu untuk me time agar kondisi tubuh tetap stabil,” ujar Daffa, Senin (2/2/2026).

Bagi Daffa, penerapan pola hidup sehat bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang.

Ia meyakini kebiasaan baik yang dibangun sejak dini akan berdampak besar terhadap kualitas hidup di masa mendatang.

“Kebiasaan menerapkan pola hidup sehat yang dilakukan sejak sekarang akan memberikan dampak besar di masa depan, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang-orang di sekitar,” jelasnya.

Kesadaran tersebut semakin menguat setelah Daffa membaca sebuah artikel yang menyebutkan bahwa pada 2025 BPJS Kesehatan mengalokasikan lebih dari Rp50 triliun untuk pembiayaan puluhan juta kasus penyakit katastropik, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, hingga kanker.

Informasi itu menyadarkannya bahwa banyak penyakit serius berawal dari kebiasaan kecil yang kerap diabaikan.

“Akhirnya saya berpikir bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Upaya tersebut tidak harus dimulai dari hal besar, tetapi bisa dari kebiasaan sederhana, seperti rutin berjalan kaki dan mulai lebih peduli terhadap apa yang dikonsumsi setiap hari,” imbuh Daffa.

Di sisi lain, Daffa menilai bahwa gaya hidup sehat tidak dapat dipisahkan dari pentingnya perlindungan kesehatan.

Menurutnya, penerapan pola hidup sehat dan keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam menjaga kondisi kesehatan masyarakat.

“Jika kita mampu menjaga diri dengan baik, Program JKN dapat lebih fokus membantu mereka yang benar-benar membutuhkan perawatan medis,” tuturnya.

“Namun, ketika kita sakit, Program JKN juga menjadi jaring pengaman agar tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus khawatir terhadap biaya,” lanjut daffa.

Daffa mengaku mengenal Program JKN melalui media sosial. Ia menilai program tersebut sebagai bentuk perlindungan kesehatan yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

Menurutnya, risiko sakit dapat datang kapan saja, sehingga keberadaan JKN menjadi penting untuk memastikan setiap orang memiliki akses layanan kesehatan.

“Banyak konten di media sosial BPJS Kesehatan yang membahas pola hidup sehat sekaligus memberikan informasi mengenai Program JKN. Menurut saya, ini merupakan langkah yang tepat, terutama untuk menjangkau audiens kalangan remaja,” ucapnya.

“Saya berharap BPJS Kesehatan terus hadir memberikan pelayanan terbaik serta membantu kami, generasi muda, tumbuh menjadi pribadi yang sehat, peduli, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tutupnya. (ADV)

Pos terkait