Jelang Lebaran, Produsen Pie Nanas di Kediri Banjir Orderan!

Pie Nanas Kediri
Caption: Suasana produksi pie nanas UMKM Pie Nanas Candaria Kediri, Jumat (29/3/2024). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Dua pekan menjelang lebaran, produsen pie nanas di Kabupaten Kediri mulai kebanjiran pesanan.

Bahkan, produsen olahan buah nanas ini sudah mendapat peningkatan order hingga seratus persen.

Bacaan Lainnya

Salah satu produsen pie nanas yang kebanjiran pesanan ialah UMKM Pie Nanas Candaria, yang berada di Perumahan Merah Delima Blok F 42, Kabupaten Kediri.

Saat lebaran kurang dari dua pekan lagi, sudah ada ratusan paket pie nanas olahan UMKM Pie Nanas Candaria yang laku terjual.

“Peningkatannya mungkin sama dengan teman-teman lain, yang pastinya di bulan Ramadan peningkatannya lebih dari 100 persen,” kata pemilik UMKM Pie Nanas Candaria, Ratih Kusuma Dewi, Jumat (29/3/2024).

Ratih mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 1.000 buah nanas sebagai bahan baku pie nanas, untuk mencukupi kebutuhan produksi selama Ramadan tahun ini.

Ia menyebut, jumlah bahan baku tersebut naik dua kali lipat dibandingkan hari biasa yang hanya menyediakan nanas sebanyak 400 buah dalam sebulan.

“Untuk pie nanas-nya kita per harinya satu adonan menjadi 150 biji (pie nanas). Kalau bulan Ramadan ini bisa dua kali adonan, naik dua kali lipat,” jelasnya.

Tidak hanya pie nanas, Ratih mengaku membuat beragam jajanan olahan nanas lainnya seperti strudel nanas, selai nanas, permen nanas, dan minuman sirup nanas.

“Jadi kita mengolah komoditi lokal Kabupaten Kediri yang begitu terkenalnya di luar. Kita olah menjadi makanan dan minuman yang memiliki value lebih dari sekadar hanya buah nanas,” jelasnya.

Harga oalahan nanas di UMKM Pie Nanas Candaria ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 30.000 per pack, tergantung dari jenisnya.

Selain per pack, UMKM Pie Nanas Candaria juga menyiapkan paket hampers untuk lebaran. Beragam oalahan nanas ini dikemas menjadi satu paket, dan dijual dengan harga Rp 55.000 hingga Rp 300.000.

Pos terkait