Metaranews.co, Kota Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 7 Madiun bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub melalui BTP Kelas I Surabaya menggelar inspeksi keselamatan dan pemantauan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, sekaligus menjamin keamanan serta kenyamanan calon pemudik yang melintas maupun berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa inspeksi ramp check mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.
“Tim DJKA bersama tim internal KAI telah melakukan pemantauan intensif di sepanjang lintas dan stasiun wilayah Daop 7,” jelasnya, Rabu (11/2/2026).
“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek keselamatan, kesehatan, dan fasilitas pelayanan penumpang berada pada performa terbaiknya,” lanjut Tohari.
Inspeksi dilakukan secara menyeluruh di 12 stasiun wilayah Daop 7 Madiun, yakni Stasiun Madiun, Ngawi, Magetan, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Papar, Tulungagung, Ngunut, dan Blitar.
Selain stasiun, pemeriksaan juga menyasar sejumlah rangkaian kereta api keberangkatan awal Daop 7, seperti KA Singasari, KA Bangunkarta, dan KA Brantas. Tim turut memeriksa kereta api yang melintas di wilayah Daop 7, salah satunya KA Dharmawangsa.
Pemeriksaan difokuskan pada dua aspek utama, yakni fasilitas stasiun dan fasilitas di atas kereta api.
Pada aspek fasilitas stasiun, objek pemeriksaan meliputi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan seperti P3K, kursi roda, dan pos kesehatan, CCTV, ruang tunggu, toilet, musala, serta informasi jadwal dan ketersediaan tempat duduk.
Sementara itu, pada fasilitas di atas kereta api, tim memeriksa rem darurat, pemecah kaca, kebersihan toilet, suhu ruangan (AC), fasilitas bagi penyandang disabilitas, lampu penerangan, hingga nomor kontak kondektur dan petugas keamanan yang bertugas.
Tohari menegaskan, hasil inspeksi akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran KAI Daop 7 Madiun untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Kami berkomitmen menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” tuturnya.
“Dengan persiapan yang matang ini, kami harap masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran 2026 dengan tenang dan aman, sejalan dengan semangat kami: ‘Semakin Melayani’,” tutup Tohari.






