Metaranews.co, Kota Kediri – Menjelang Ramadan, Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, mulai memulangkan belasan ribu santri putra dan putri mulai Kamis (29/1/2026).
Proses kepulangan dilakukan secara bertahap hingga Jumat (30/1/2026), demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan seluruh pihak.
Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo, HM Abdul Muid Shohib, mengatakan pihaknya telah menyampaikan informasi resmi kepada wali santri dan seluruh pemangku kepentingan terkait jadwal liburan serta teknis pemulangan santri tahun 2026.
“Liburan santri Pondok Pesantren Lirboyo ditetapkan mulai Kamis 29 Januari 2026 atau 10 Sya’ban 1447 Hijriah hingga Kamis 6 April 2026 atau 17 Syawal 1447 Hijriah,” jelas HM Abdul Muid Shohib, Sabtu (24/1/2026).
“Selama masa liburan, santri diharapkan tetap menjaga adab, akhlak, serta nama baik almamater di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, pemulangan santri dilaksanakan selama dua hari, yakni Kamis–Jumat 29–30 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Para wali santri diimbau menyesuaikan waktu penjemputan sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar tidak terjadi penumpukan.
“Wali santri kami harapkan dapat mengikuti jadwal penjemputan yang sudah disusun, agar proses pemulangan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Berdasarkan data pesantren, jumlah santri yang mengikuti pemulangan tahun ini mencapai 17.300 orang, terdiri atas santri putra dan putri.
Beragam moda transportasi digunakan, mulai dari bus, pesawat, kapal laut, mobil pribadi, hingga kendaraan elf, dengan bus menjadi armada yang paling dominan.
“Total armada yang digunakan sebanyak 344 unit, disesuaikan dengan kebutuhan dan rute masing-masing daerah tujuan. Pemulangan santri mencakup 70 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia,” ungkapnya.
Untuk memastikan kelancaran, Pondok Pesantren Lirboyo membentuk tim khusus yang bertugas mengoordinasikan seluruh rangkaian pemulangan santri.
Tim ini melibatkan para alumni di berbagai daerah tujuan sebagai bentuk dukungan logistik dan pengamanan.
“Kami membentuk tim khusus agar seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik, dibantu alumni-alumni kami di daerah tujuan,” pungkasnya.
Pihak pesantren berharap seluruh rangkaian pemulangan berlangsung aman dan tertib. Para santri juga diimbau memanfaatkan masa liburan untuk kegiatan positif dan bermanfaat sebelum kembali menimba ilmu di pondok pesantren.






