Kepala BNPT: Panen Perdana di KTN Turen Diharapkan Sejahterakan Eks Napi Terorisme

Metaranews.co
Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli bersama Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi melakukan panen jagung di KTN Turen, Malang. (dok Humas BNPT)

Metaranews.co, Malang – Kepala Badan Nasional Penganggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar membuka panen raya di Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Bersama dengan Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, dan Bupati Malang, Sanusi melangsungkan panen raya untuk pertama kalinya. KTN sendiri merupakan program nasional yang diadakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk membuat kawasan usaha bagi eks narapidana terorisme (napiter).

Boy Rafli menerangkan bahwa ada komoditas yang dipanen untuk pertama kalinya di KTN ini adalah jagung. Selain jagung, di kawasan ini juga ditanam alpukat dan dibangun peternakan kambing.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah ini merupakan lahan yang cukup lumayan. Pada saat soft opening 3 bulan yang lalu kami baru menanam jagung, alpukat, dan peternakan kambing di bagian belakang. Ini merupakan cikal bakal tiga konsep besar dari KTN yaitu di bidang perekonomian, edukasi, dan tourism,” ujar Boy Rafli dalam sambutannya.

Ketiga aspek ini nantinya akan diwadahi oleh Koperasi Arta Harmoni Bangsa yang merupakan koperasi milik mitra deradikalisasi.

Upaya ini merupakan bentuk penanggulangan terorisme melalui soft approach yang mengedepankan kesejahteraan, sehingga bisa meminimalisir gerakan radikal melalui transformasi mindset. Mitra deradikalisasi dan masyarakat sekitar bisa memanfaatkan dan mengembangkan kawasan seluas 15,7 hektare ini agar produktif.

“Selain itu KTN juga merupakan bagian reintegrasi sosial yang dirujuk bagi mitra deradikalisasi agar memiliki kemandirian dalam aspek perekonomian agar dapat membangun kesejahteraan hidup,” imbuh Boy Rafli.

KTN diharapkan dapat mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme dengan pendekatan humanis guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Wilayah KTN melalui dukungan serta bantuan ekonomi, sosial, budaya dan pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *