Metaranews.co, Kabupaten Jember – Komitmen mempercepat transformasi digital kembali berbuah hasil. RSU Kaliwates Jember resmi meraih Piagam Bintang 3 dari BPJS Kesehatan, atas keberhasilannya mengimplementasikan sistem layanan JKN berbasis digital secara terintegrasi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, saat melakukan kunjungan dan supervisi ke rumah sakit tersebut, Kamis (19/2/2026).
Dalam peninjauan itu, Edwin memastikan implementasi transformasi digital di fasilitas kesehatan wilayah Kabupaten Jember berjalan optimal.
Ia meninjau langsung sejumlah layanan, mulai dari penerapan fitur antrean online melalui aplikasi Mobile JKN hingga pemanfaatan fitur i-Care JKN oleh dokter dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Selain peninjauan, Edwin menyerahkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RSU Kaliwates dalam menjalankan indikator transformasi digital.
Indikator tersebut meliputi integrasi sistem antrean online melalui Mobile JKN, integrasi sistem klaim, penerapan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) elektronik, serta penggunaan teknologi Face Recognition Integrated System Hospital (FRISTA).
“RSU Kaliwates Jember telah meraih Piagam Bintang 3. Artinya, rumah sakit ini telah memenuhi tiga tahapan implementasi transformasi digital. Bintang 1 diberikan bagi fasilitas yang telah menerapkan sistem antrean terintegrasi dengan antrean online melalui aplikasi Mobile JKN,” terangnya.
“Bintang 2 diberikan bagi yang telah mengintegrasikan sistem klaim. Sedangkan Bintang 3 diberikan kepada rumah sakit yang telah menerapkan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) elektronik, termasuk penggunaan fingerprint dan Face Recognition Integrated System Hospital (FRISTA). Ini adalah kerja bersama, BPJS Kesehatan tidak bisa berjalan sendiri. Transformasi digital hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dengan rumah sakit, peserta JKN, serta dokter yang memberikan pelayanan” ujar Edwin.
Edwin menegaskan, digitalisasi tidak boleh dimaknai sebatas peralihan administratif dari pencatatan manual ke sistem elektronik.
Transformasi digital, kata dia, adalah pembangunan sistem terintegrasi yang memungkinkan pengelolaan data peserta secara akurat, cepat, dan transparan.
Menurutnya, integrasi sistem menjadi kunci peningkatan kualitas layanan karena setiap proses saling terhubung dan mampu meminimalkan potensi kesalahan data.
“Fitur antrean online ini bertujuan untuk mengurai kepadatan antrean dan meningkatkan kenyamanan peserta JKN. Kami sangat mengapresiasi fasilitas kesehatan yang mendukung implementasi layanan digital ini,” paparnya.
“Dari hasil pemantauan, hampir seluruh peserta JKN menyampaikan bahwa antrean online melalui aplikasi Mobile JKN membuat proses berobat menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman,” tegas Edwin.
Dalam kesempatan yang sama, SEVP Operation PT Rolas Nusantara Medika, Syaiful Nur Hamzah, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan manajemen akan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan demi menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Bapak Edwin Aristiawan. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh manajemen RSU Kaliwates untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan. Di era saat ini, kecepatan dan kemudahan layanan menjadi kebutuhan utama,” jelas Syaiful
“Karena itu, kami berkomitmen menyelaraskan sistem internal dengan standar digitalisasi BPJS Kesehatan agar peserta JKN dapat merasakan pelayanan yang nyaman, cepat, dan optimal. Kenyamanan serta kepuasan pasien adalah prioritas utama kami,” lanjutnya.
Syaiful menambahkan, keberhasilan pemanfaatan antrean online di RSU Kaliwates tidak lepas dari dukungan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN, khususnya dalam mendorong percepatan transformasi digital.
“Kami akan terus mengembangkan teknologi ini sebagai wujud komitmen untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih berkualitas bagi masyarakat Jember,” tegasnya.
“Pada prinsipnya, kami mendukung penuh upaya digitalisasi agar peserta JKN semakin mudah dan nyaman dalam memperoleh pelayanan di rumah sakit kami,” tutup Syaiful. (ADV)






