Motif Menantu Perempuan Bunuh Mertua di Blitar Terungkap! Gara-gara Sakit Hati Diusir

Blitar
Caption: Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo. Doc: Bahtiar/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Blitar – Polisi akhirnya mengungkap motif di balik pembunuhan terhadap SP (71), seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan tewas di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

Terduga pelaku diketahui merupakan menantu korban, NV (21), warga asal Tangerang, Banten.

Bacaan Lainnya

Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menjelaskan, motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati yang telah lama terpendam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban kerap memperlakukan terduga pelaku dengan ucapan tidak pantas hingga berujung pengusiran dari rumah.

“Pada saat kejadian tersangka diusir oleh korban, dan juga seringkali korban melakukan caci maki kepada tersangka karena alasan tidak suka memiliki menantu tersangka,” ungkap Kalfaris, Rabu (28/1/2026).

Menurut Kalfaris, sejak awal korban tidak menghendaki anaknya menikah dengan NV. Ketegangan di antara keduanya terus berlangsung dan memuncak pada Senin (26/1/2026).

Saat itu, korban tidak hanya mengusir tersangka, tetapi juga sempat mengacungkan gergaji, yang memicu kemarahan terduga pelaku.

Dalam kondisi emosi, NV kemudian melakukan kekerasan terhadap mertuanya hingga korban tak berdaya. Terduga pelaku mencekik korban, dan melanjutkan aksinya dengan menusuk menggunakan gunting.

“Kemudian melihat tersebut tersangka langsung mendorong tubuh korban ke kamar korban, yang kemudian korban terjatuh di tempat tidur korban. Nah pada saat terjadinya korban jatuh. tersangka melakukan mencekik leher korban dengan menggunakan tangan dan juga bantal,” tutur Kalfaris.

“Yang kemudian pada saat hal tersebut terjadi, (tersangka) melihat gunting warna hitam yang berada di kasur korban, dan selanjutnya tersangka melakukan penusukan terhadap korban pada bagian leher sebelah kanan itu sebanyak tiga kali, yang kemudian juga di bagian perut kanan sebanyak dua kali,” bebernya.

Usai melakukan aksinya, NV sempat melarikan diri bersama anaknya yang masih berusia satu tahun. Terduga pelaku diketahui kabur hingga ke wilayah Tulungagung, sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Pos terkait