Metaranews.co, Kota Kediri – Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota membuka penitipan kendaraan bermotor bagi masyarakat yang pergi mudik lebaran 1447 Hijriah ke luar kota.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mengatakan bahwa selain penitipan kendaraan bermotor, pihaknya juga akan memantau rumah warga yang ditinggal selama arus mudik dan balik melalui patroli secara berkala.
“Kami siap menerima penitipan kendaraan seperti motor maupun mobil bagi masyarakat yang mudik ke luar kota. Rumah yang ditinggalkan juga akan kami patroli secara berkala,” jelas Anggi dalam Rapat Lintas Sektoral Ketupat Semeru 2026 bersama Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, di Mapolresta Kediri, Rabu (11/3/2026).
Tak sampai di situ, Polres Kediri Kota juga membuka layanan bantuan call center 110, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan.
Menurutnya, layanan 110 diharapkan dapat berjalan secara optimal dan efektif, tidak hanya saat Lebaran tetapi juga ke depan sebagai pusat layanan Polri bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi.
“Terkait pelayanan pada masyarakat melalui telepon 110, harapan kita layanan ini bisa berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan Polri,” jelasnya.
Untuk pengamanan Lebaran, Polres Kediri Kota menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di beberapa titik strategis.
Total terdapat tujuh pos yang disiapkan, terdiri dari lima pos pengamanan (pospam), satu pos pelayanan, dan satu pos terpadu.
Selain itu, Polres Kediri Kota juga mengoptimalkan pos pelayanan di Bandara Udara Dhoho Kediri. Hal ini dilakukan karena tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara menjelang Lebaran.
“Bukan penambahan pos, sebenarnya pos di bandara sudah ada, hanya kita optimalkan lagi. Karena masyarakat yang menggunakan transportasi udara cukup banyak, bahkan tiket sebelum Lebaran hingga beberapa hari setelahnya sudah habis,” ungkapnya.
Kemudian untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat, seluruh personel Polres Kediri Kota diterjunkan. Jumlahnya mencapai sekitar 800 personel, ditambah dukungan dari TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
“Semua personel kita terjunkan, hampir 800 anggota Polres. Ditambah dari instansi samping seperti TNI, pemerintah kota, dan lainnya sehingga totalnya bisa mencapai sekitar 2.000 sampai 3.000 personel,” katanya.
Polres Kediri Kota juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
”Jika kondisi lalu lintas meningkat signifikan, maka jalur alternatif yang telah disiapkan akan diberlakukan,” pungkasnya.






