Museum Bhagawanta Bhari Dijarah, Mas Dhito: Tolong Kembalikan Taruh Saja di Pemkab

Bupati Kediri, kapolres Kediri, Dandim 0809 Kediri dan Wakil Bupati Kediri saat menggelar konferensi pers (Darman/Metara)
Bupati Kediri, kapolres Kediri, Dandim 0809 Kediri dan Wakil Bupati Kediri saat menggelar konferensi pers (Darman/Metara)

Metaranews.co, Kediri – Bupati Kediri Hanindhito himawan Pramana memohon kepada siapapun yang mengambil artefak dan beberapa benda di Museum Bhagawanta Bahari untuk mengembalikannya ke Pemkab Kediri.

“Kami mohon kepada oknum yang merasa mengambil benda-benda peninggalan sejarah ini untuk mengembalikannya,” jelas Mas Dhito, Minggu (31/8/2025).

Bacaan Lainnya

Ia juga berpesan untuk tidak takut mengembalikan benda peninggalan yang memiliki nilai sejarah Kabupaten Kediri itu.

“Taruh saja di Pemkab. Ini warisan yang seharusnya kita jaga, bukan diambil atau dirusak,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah barang yang ada di Museum Bagawanta Bhari juga menjadi sasaran penjarahan yang dilakukan ratusan orang tak dikenal. Kejadian itu bebarengan dengan aksi anarki pengunjuk rasa di Gedung DPRD dan Gedung Pemerintah Kabupaten Kediri pada Sabtu (30/8/2025).

Selain artefak Mas Dhito juga menyebut hampir seluruh aset yang ada di Gedung Pemerintahan Kabupaten Kediri hilang usai aksi anarkis tersebut.

Mas Dhito menyebut hilangnya aset pemkab itu akan sangat berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

“Kantor kami adalah rumah kedua kami dimana setiap kebijakan setiap keputusan diambil hari ini mau tidak mau saya harus katakan lumpuh,” jelas Mas Dhito kepada awak media di depan Gedung Pemkab Kediri, Minggu (31/8/2025).

Kendati demikian menurut Mas Dhito besok di sektor pelayanan masyarakat akan tetap beroperasi.

“Jadi kurang lebih jam 02.00 WIB kami langsun menggelar rapat dengan seluruh OPD dan Camat bahwa besok Senin (1/9/2025) aktifitas kegiatan bekerja tetap berjalan,” jelasnya.

“Memang ada keterbatasan dari segi tempat sarana dan prasarana karena seluruh aset yang kami miliki di pemkab habis, tidak tersisa. Baik itu PC, Komputer hardware,” lanjutnya.

Pos terkait