‎Nahas, Sopir Truk Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Jalan Letjend Suprapto Hingga Babak Belur

‎Metaranews.co, Kota Kediri – Seorang sopir truk menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di kawasan Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Selasa (10/3/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.45 WIB, tepatnya di depan gerai Indomaret di Jalan Letjend Suprapto. Keributan yang terjadi di lokasi sempat mengundang perhatian warga sekitar.

Bacaan Lainnya

Salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar suara gaduh dari arah jalan. Saat mencoba melerai, ia justru sempat terkena pukulan dari belakang.

“Saya mencoba melerai, malah kena pukulan dari belakang. Akhirnya sempat saya tantang sekalian, tapi kemudian dilerai,” ujarnya.

Menurut saksi, kelompok pemuda yang terlibat dalam insiden itu berjumlah sekitar enam orang. Namun, hanya dua orang yang secara langsung melakukan pemukulan terhadap sopir truk yang mengemudikan kendaraan bermuatan gandeng tersebut.

“Yang memukul ada dua orang, yang lainnya hanya melihat,” katanya.

‎Ia juga menyebutkan, dua pemuda yang melakukan pemukulan diduga dalam kondisi mabuk saat kejadian berlangsung.

‎“Dua orang yang memukul itu seperti dalam keadaan mabuk, sementara yang lain sepertinya tidak,” tambahnya.

Aksi pengeroyokan tersebut berlangsung sekitar 10 menit sebelum akhirnya berhenti setelah korban melarikan diri ke arah selatan untuk mencari pertolongan.

Korban kemudian meminta bantuan warga di depan gerai Alfamart yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Seno, salah seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi, mengatakan korban sempat menceritakan kronologi singkat kejadian saat meminta pertolongan.

‎“Korban bilang dikejar dari arah Stadion Brawijaya ke selatan. Katanya dia dituduh berkata kasar oleh gerombolan pemuda itu,” jelas Seno.

Setibanya di depan Indomaret, korban diberhentikan oleh para pemuda tersebut sebelum akhirnya dipukuli.

Menurut Seno, setelah diamankan oleh warga di sekitar Alfamart, korban kemudian dibawa ke Polres Kediri Kota untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

‎“Korban tadi sempat diamankan di Alfamart sini, lalu dibawa beberapa warga ke Polres Kediri Kota untuk melapor,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan warga, korban mengalami luka memar di bagian wajah akibat pengeroyokan tersebut.

Pos terkait