Pemkab Kediri Ancam Bubarkan Ratusan Koperasi yang Tak Aktif

Pemkab Kediri
Caption: Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77 di Convention Hall SLG Kediri, Rabu (14/7/2024). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Ratusan koperasi binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tercatat tidak aktif dan belum menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Koperasi-koperasi tersebut terancam dibubarkan.

Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya ada sekitar 200 koperasi yang belum melakukan RAT dalam satu hingga tiga tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

Dewi menyebut, jumlah tersebut cukup besar. Adapun koperasi di Kabupaten Kediri berjumlah sekitar 865 unit, yang sebagian besar bergerak di bidang simpan pinjam.

“Dari total 865 koperasi, sebagian 72 persen bergerak di simpan pinjam, dan yang belum RAT 200-an,” kata Dewi seusai memperingati Hari Koperasi Nasional ke-77 di Convention Hall SLG Kediri, Rabu (14/7/2024).

Dewi menyampaikan, sejauh ini pihaknya masih mempelajari penyebab sejumlah koperasi tersebut belum melakukan RAT.

Mayoritas, kata dia, koperasi yang belum melakukan RAT lemah dalam kepengurusan administrasi.

“Makanya kita evaluasi. Kadang mereka ini kelemahan ada di administrasinya seperti menyepelekan, dan yang penting anggota melakukan pembayaran. Padahal kita perlu laporan untuk akuntabilitas,” jelasnya.

Pihaknya pun berencana mencabut badan hukum, dan membubarkan koperasi apabila tidak segera melakukan perubahan.

“Biar dievaluasi, kalau benar-benar tidak berubah biar badan hukumnya dicabut, agar tidak disalahgunakan,” tambahnya.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sri Untari, mendukung pembubaran untuk menjaga akuntabilitas sebuah koperasi.

“Yang akan dibubarkan, saya mendukung itu. Karena kalau sudah tidak pernah RAT itu berarti sudah tidak bisa bertanggung jawab. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kediri segera untuk memproses ketidakaktifan koperasi itu, untuk bisa ditutup dan tidak menjadi masalah,” pungkasnya.

Pos terkait