Pemkot Kediri Siapkan Jalan Stasiun Jadi Ikon Pariwisata Kota

Kediri
Caption: Jalan Stasiun Kota Kediri. Doc: Metaranews.co

Metaranews.co, Kota Kediri – Usai diresmikan pada Rabu (31/12/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menetapkan kebijakan baru terkait pengalihan lalu lintas di Jalan Stasiun.

Melalui penjelasan dalam Podcast Pemkot Kediri TV pada Jumat (9/1/2026), Kepala Dinas Perhubungan, Arief Cholisudin, menerangkan bahwa pemerintah akan memberlakukan sistem satu arah di Jalan Stasiun, serta menjadikannya sebagai kawasan bebas parkir.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Pemkot Kediri juga akan melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) guna menciptakan kawasan yang tertib, dan memiliki ciri khas tersendiri sebagai ikon Kota Kediri.

“Perubahan lalu lintas pascaperesmian memang akan ada yang kita tata ulang, mungkin jarak lebih panjang, waktu yang diperlukan lebih lama, ini demi indahnya Kota Kediri yang nantinya Jalan Stasiun akan menjadi City Of Tourism,” jelas Cholis.

Ia menambahkan, pengendara roda dua dapat melintas melalui Jalan Dhoho menuju Jalan Stasiun hingga Monumen Lokomotif, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Ade Irma Suryani atau Jalan Untung Suropati.

Sementara itu, kendaraan roda empat hanya diperbolehkan melintas menuju Jalan Untung Suropati.

Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) setiap Minggu.

Pemerintah akan memberlakukan pengecualian bagi penumpang PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang hendak menuju stasiun, yakni dengan mengizinkan akses melalui Jalan Untung Suropati yang diberlakukan dua arah pada pukul 05.00 hingga 09.00 WIB.

Cholis menegaskan bahwa pihaknya bersama PT KAI akan bersiaga untuk membantu mengarahkan pengguna jalan.

Terkait penataan parkir bagi pemilik toko dan pembeli, masyarakat dapat memanfaatkan kawasan eks Pacific sebagai kantong parkir kendaraan roda dua maupun roda empat selama 24 jam.

“Parkir di Jalan Dhoho juga bisa digunakan, bedanya kalau di Jalan Dhoho khusus plat AG Kota Kediri gratis, sedangkan parkir di ex Pacifik plat manapun berbayar. Untuk penumpang KAI bisa parkir di stasiun atau di ex Pacific,” ujarnya.

Bagi peziarah Makam Syekh Wasil, kendaraan dapat diparkir di kawasan eks Pacific.

Namun, Pemkot Kediri juga telah mengantisipasi apabila terjadi lonjakan jumlah peziarah dengan menyiapkan alternatif parkir di Jalan Dhoho, Jalan Untung Suropati sisi barat, Jalan Monginsidi, dan Jalan Stasiun.

Sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara penuh, Pemkot Kediri telah melakukan uji coba sejak Senin (5/1/2026).

Dalam pelaksanaannya, masih ditemui sejumlah kendala, salah satunya masyarakat yang belum terbiasa dengan perubahan rute lalu lintas.

Oleh karena itu, pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan ikon pariwisata baru di Kota Kediri.

Di penghujung podcast, Cholis berharap masyarakat Kota Kediri dapat mendukung program tersebut, serta berperan aktif memberikan masukan dan saran demi terwujudnya konsep city of tourism yang berdampak positif bagi aspek sosial dan ekonomi.

“Harapan Jalan Stasiun ini akan diingat oleh orang-orang yang pernah ke Kota Kediri sehingga membuat kangen sehingga slogan Kediri Ngangeni bisa kita raih,” pungkasnya.

Pos terkait