Rumah Hancur Gegara Ledakan Bahan Petasan di Kandangan, Pemilik Selamat dan Tetap Beraktivitas Seperti Biasa

Kandangan
Caption: Petugas saat melakukan olah TKP ledakan bahan baku petasan di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (16/3/2026). Doc: Ubai/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Ledakan hebat menghancurkan sebuah rumah di Dusun Pelumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Insiden yang diduga dipicu kesalahan penyimpanan bahan petasan itu membuat bangunan luluh lantak. Meski demikian, pemilik rumah dilaporkan selamat.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Karangtengah, Sukarmanto Wijata mengatakan, rumah tersebut milik M Yasin Nawawi (65), warga setempat. Saat ledakan terjadi, Yasin berada tidak jauh dari titik sumber ledakan.

“Ketika ledakan berlangsung, beliau sedang beristirahat di rumah. Beruntung posisinya tidak tepat di lokasi sumber ledakan, sehingga selamat dari peristiwa tersebut,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Sukarmanto menyebut, kondisi Yasin pascakejadian relatif stabil. Bahkan, pada hari yang sama ia masih beraktivitas seperti biasa.

“Secara fisik, beliau tidak apa-apa, tapi mohon maaf beliau ini memang terkena gangguan kejiwaan sudah lama, dan hari ini Pak Yasin sudah kembali ke sawah seperti biasanya,” jelasnya.

Terkait penyelidikan kasus tersebut, kepolisian telah mengamankan seorang remaja yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik rumah.

“Yang diamankan adalah keponakan Pak Yasin. Usianya masih di bawah 20 tahun, dan merupakan warga setempat. Saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas juga menemukan bungkus paket dengan alamat pengiriman di Desa Krecek, Kecamatan Badas.

Temuan itu menjadi salah satu petunjuk awal bagi polisi untuk menelusuri asal bahan yang diduga berkaitan dengan petasan.

“Dugaan sementara ada dua orang yang terlibat. Satu sudah diamankan, sementara satu lainnya masih melarikan diri. Penelusuran dilakukan melalui jejak pengiriman daring, dan tim sudah mendatangi wilayah asal paket tersebut,” ungkap Sukarmanto.

Sementara itu, penyebab pasti ledakan masih didalami oleh Polres Kediri bersama Polda Jawa Timur.

Sebelumnya diberitakan, hingga Senin (16/3/2026) siang tim Laboratorium Forensik dan Gegana masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan intensif serta mengamankan sisa-sisa material yang diduga berkaitan dengan bahan peledak.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan pemerintah desa, karena bahaya petasan yang diracik secara tidak aman berpotensi mengancam keselamatan warga di sekitarnya.

Pos terkait