Metaranews.co, Kota Kediri – Wacana restorasi total Jembatan Lama Kota Kediri mencuat setelah ditemukan sejumlah kerusakan pada beberapa titik konstruksi.
Opsi penggantian menyeluruh mulai dipertimbangkan, agar jembatan berstatus Cagar Budaya Peringkat Nasional itu tidak terus-menerus mengalami kerusakan berulang.
Ahli Muda Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Kediri, Sunarto, menegaskan bahwa rencana tersebut masih sebatas wacana.
Gagasan itu muncul karena jembatan tersebut belum lama ini diperbaiki akibat kerusakan di sejumlah bagian.
“Itu wacana, mengingat baru direnovasi (direstorasi) karena terjadi kerusakan di beberapa titik tempat,” ujar Sunarto, Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, penggantian total dinilai lebih efektif dari sisi usia teknis bangunan.
Jika seluruh elemen konstruksi diperbarui secara bersamaan, maka umur pakainya akan relatif seragam, sehingga potensi kerusakan bertahap di waktu berbeda bisa ditekan.
“Kalau diganti total tentunya kalau ada kerusakan berbarengan ada jeda waktu yang lama,” katanya.
Meski demikian, Sunarto memastikan rencana tersebut belum masuk tahap perencanaan teknis maupun penganggaran.
“Masih sebatas wacana,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Endang Kartika Sari, menegaskan setiap kebijakan terhadap Jembatan Lama tidak bisa dilakukan sembarangan.
Statusnya sebagai cagar budaya peringkat nasional mengharuskan adanya koordinasi lintas lembaga.
“Kami koordinasikan dulu dengan Balai Cagar Budaya Trowulan. Akan kami koordinasikan dulu,” tegas Endang.
Endang juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan otoritas pelestarian cagar budaya di tingkat provinsi.
“Kita koordinasi dengan BPK, karena ini statusnya adalah cagar budaya,” pungkasnya.






