Metaranews.co, Kota Kediri – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada 18 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.
Penyerahan dilakukan saat apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Selasa (20/1/2026).
Sebanyak 18 PNS menerima SK kenaikan pangkat dengan rincian tiga orang golongan IV, 14 orang golongan III, dan satu orang golongan II.
Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hak administratif, melainkan amanah untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Ibu yang menerima SK kenaikan pangkat pagi ini. Semoga dalam menjalankan tugas yang diberikan selalu diberi kemudahan dan kelancaran. Menjadi ASN ini tidak mudah karena masyarakat selalu menunggu kontribusi terbaik kita,” ujarnya.
Dalam arahannya, Mbak Wali, sapaan karib Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa apel pagi menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah.
Penyamaan persepsi dinilai penting agar program-program Pemerintah Kota Kediri tersampaikan secara utuh dan seragam melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan. Perbedaan informasi antaraparat, menurutnya, hanya akan membingungkan masyarakat.
“Jangan sampai ketika memberikan pelayanan kita ini beda-beda antara perangkat satu dan lainnya. Jadi masyarakat ini bingung. Saya minta kita semua harus sama dalam memberikan informasi mengenai program Pemkot Kediri kepada masyarakat,” ungkapnya.
Wali kota termuda di Indonesia ini juga mengingatkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus senantiasa menjaga etika dan perilaku, baik saat menjalankan tugas maupun di luar jam kerja.
ASN, kata dia, merupakan wajah pemerintah yang kerap dijadikan teladan oleh masyarakat.
“Tolong jaga nama baik Pemerintah Kota Kediri. Jaga perbuatan, dan juga etika. Kita adalah citra dari pemerintah jadi jangan sampai menyebarkan isu-isu yang dapat memecah belah,” tegasnya.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin; Penjabat Sekretaris Daerah, M Ferry Djatmiko; para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur BUMD, serta tamu undangan lainnya.






