Asiknya Berwisata Naik Mobil VW di Magelang, Melihat Spot Destinasi Desa

Metaranews.co, Magelang – Selain terkenal dengan Candi Borobudurnya, Kabupaten Magelang juga menyimpan potensi wisata desa yang tak kalah seru. Yang menarik, kamu bisa mengunjungi wisata desa itu menggunakan Mobil VolksWagen Safari.

Berkendara menggunakan mobil dengan kap terbuka ini menjadi salah satu favorit wisatawan, sebab kamu bisa langsung menikmati hawa segar dari persawahan sekitar.

Bacaan Lainnya

Tak hanya di wisata desa, kamu juga bisa destinasi wisata Candi Borobudur, di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

Lebih menyenangkan menikmati wahana mobil VW ini bersama teman-teman atau keluarga tercinta.

Pemilik wahana wisata Safari Bike Magelang Erwin Subiantoro, mengatakan ada sejumlah spot desa wisata yang dapat dikunjungi, seperti produksi pembuatan batik, rengginang, madu, gula jawa, kopi luwak, spot foto Junkyard dan view bukit menoreh.

Total ada sekitar 270 unit mobil VW yang disediakan untuk pengunjung.

“Nanti bisa mengunjungi spot destinasi desa wisata produksi pembuatan batik, rengginang, madu, gula jawa, kopi luwak, spot foto junkyard dan view bukit menoreh,” kata Erwin, Jumat (21/10/2022).

Erwin menyebut wahana wisata VW Safari Bike Jogja ini paling ramai dikunjungi saat weekend. Kalau sudah memasuki weekend sabtu – minggu.

Hampir seluruh kendaraan 270 unit digunakan, bahkan terkadang malah kekurangan. Akibat melubernya para pengunjung yang datang dari berbagai kota dan daerah.

Mengunjungi wahana wisata VW Safari Bike Magelang ini pengunjung hanya dikenakan tarif antar paket.

Satu paket dibanderol RP 350 ribu untuk short trip, medium trip Rp 450 ribu, dan long trip Rp 800 ribu.

Tarif paket tersebut dibedakan dari lamanya waktu durasi Short trip berlaku selama 1,5 – 2 jam. Medium trip berlaku durasi 2 – 3 jam, dan long trip sesuai customized tempat spot destinasi wisata.

Selain itu, secara khusus kamu juga bisa meminta untuk berkeliling di daerah Jogja. Namun untuk itu kamu harus merogoh kocek lebih dalam.

“Semua tergantung jam, kalau di Jogja otomatis lebih mahal karena lokasinya agak jauh memang,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *