Jelang Idul Adha, Penjual Kambing di ‘Pasar Medsos’ Untung Besar

Penjual kambing yang memanfaatkan Melia Sosial untuk berjualan (Anis Firmansyah/Metara)
Penjual kambing yang memanfaatkan Melia Sosial untuk berjualan (Anis Firmansyah/Metara)

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Penjualan kambing menggunakan sarana media sosial menjadi pilihan menguntungkan bagi para peternak jelang perayaan Hari Raya Idul Adha.

Melalui penjualan online seperti media sosial Facebook, peternak memiliki untung penjualan berlebih.

Bacaan Lainnya

Seperti salah satu penjual kambing di Desa Tengger, Kidul, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Melia Husnika, yang mulai menjual kambing kurban dengan cara online sejak satu tahun terakhir.

Ia menilai penjualan secara online lewat media sosial ini dirasa efektif ketimbang harus membuka lapak dadakan.

“Lebih efektif dan tidak butuh lokasi lapak lagi untuk berjualan,” kata Melia, Kamis (13/6/2024).

Melia mengaku dalam satu harinya bisa menjual 3 sampai 5 ekor kambing.

Rata-rata pemesanan dari wilayah Kediri raya.

Menurut dia, keuntungan yang didapat berjualan secara online juga lebih banyak daripada penjualan secara konvensional.

“Misalnya kalau offline itu Rp1,5 juta, sedangkan bila online bisa sampai Rp2 juta,” ucapnya.

Dalam penjualan online ini, proses pengiriman juga dilakukan seperti halnya pemesanan pada platform toko online lainnya.

Pembayaran juga bisa dilakukan secara cash on delivery (COD) maupun transfer.

Sebelumnya, konsumen meminta foto dan video kambing yang akan dipesan.

“Untuk pengiriman kita juga sediakan ojek kambing, jadi customer tinggal terima saja,” tutupnya.

Pos terkait