Keutamaan Puasa 10 Awal Dzulhijjah, Begini Penjelasan Buya Hamka

Puasa Dzulhijjah
ilustrasi untuk puasa (Freepik)

Metaranews.co, News – Umat Islam sangat dianjurkan melakukan dzikir, takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid selama 10 hari awal bulan Dzulhijjah. Adapun keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang begitu luar biasa.

Dijelaskan oleh Buya Yahya bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyebut tak ada hari-hari yang lebih baik untuk berbuat kebaikan daripada 10 hari awal bulan Dzulhijjah.

lebih lanjut, ia juga menyebut jika Tak ada alasan bagi seorang muslim untuk tidak bersemangat menjalani 10 hari awal bulan Dzulhijjah jika sudah bahagia melakukan kebaikan selama 10 hari terakhir bulan Ramadan.

“Jika kita merindukan untuk berbuat baik pada hari-hari istimewa di akhir Ramadan, kita harus lebih merindukan untuk menghidupkan malam-malam dan siang-siang istimewa selama 10 hari awal Dzulhijjah ini,” kata Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

“Kebaikan-kebaikan yang kita lakukan selama 10 hari awal Dzulhijjah ini akan dilipatgandakan dan diberikan pahala yang lebih besar,” ujar Buya.

Salah satu perbuatan baik yang mudah untuk dilakukan adalah bersedekah kepada orang yang kurang mampu, atau mengisi kotak amal di masjid.

Menurut Buya Yahya, sedekah memiliki keutamaan yang sangat besar dalam agama Islam. Selain itu, terdapat satu amalan yang istimewa dan hanya dilakukan pada bulan Dzulhijjah, yaitu menyembelih hewan kurban dan menjalankan ibadah haji.

Menyembelih hewan kurban merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dan khusus dilaksanakan pada bulan tersebut.

Sementara itu, ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan legal.

“Semoga bagi mereka yang telah menjalani ibadah haji, Allah memberikan kemudahan untuk melaksanakan ibadah haji lagi di masa mendatang. Bagi mereka yang belum pernah menjalani ibadah haji, semoga Allah memudahkan mereka untuk dapat menjalankan ibadah haji,” tambah Buya Yahya.

Penting bagi kita semua untuk ingat bahwa ibadah haji dan umrah seharusnya dilakukan semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata.

Dalam ajaran agama Islam, sedekah memegang peranan penting sebagai suatu amalan mulia yang sangat dianjurkan.

Sedekah merupakan tindakan memberikan sebagian harta atau rezeki kepada sesama dengan ikhlas tanpa mengharapkan balasan.

Praktek sedekah akan membawa keberkahan dan kedamaian dalam hidup seseorang serta menjadi amal ibadah yang akan memberikan pahala besar di sisi Allah SWT.

Selain sedekah, ibadah lain yang memiliki keutamaan luar biasa dalam agama Islam adalah haji dan kurban. Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu setidaknya sekali seumur hidup.

Melaksanakan ibadah haji membawa berbagai keutamaan dan keberkahan, serta memperoleh pengampunan dosa-dosa seorang Muslim.

Sedangkan penyembelihan hewan kurban merupakan salah satu rangkaian ibadah dalam Hari Raya Idul Adha yang juga memiliki nilai ibadah yang tinggi di sisi Allah SWT.

Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Bulan ini adalah bulan yang penuh berkah dan keutamaan, dimana selain ibadah haji dan kurban, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, sedekah, dan dzikir kepada Allah.

Semua amalan baik yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan dzulhijjah akan mendapatkan pahala yang besar juga dari Allah SWT.

Diharapkan bagi umat Muslim yang telah menunaikan ibadah haji agar diberikan kelancaran dan kemudahan untuk dapat kembali menunaikannya di masa yang akan datang.

 

Pos terkait