Metaranews.co, Kota Kediri – Persik Kediri menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan gelandang serang asal Spanyol, Jon Miquel Toral Harper.
Kehadiran pemain berusia 30 tahun itu diharapkan mampu menghadirkan dimensi baru dalam pola permainan Macan Putih, khususnya dalam membangun serangan dari lini kedua.
Dikutip dari laman Transfermarkt, Jon Toral lahir di Reus, Spanyol, pada 5 Februari 1995. Ia dikenal sebagai pemain dengan pengalaman internasional yang cukup luas.
Karier sepak bolanya dimulai di akademi Barcelona, La Masia, sebelum melanjutkan pembinaan di akademi Arsenal, Inggris, pada 2011.
Meski tidak pernah mencatat debut bersama tim utama Arsenal, perjalanan profesional Toral berkembang melalui serangkaian masa peminjaman ke sejumlah klub Eropa.
Selama terikat kontrak dengan Arsenal, Toral sempat dipinjamkan ke Brentford yang berlaga di EFL Championship dan mencatat puluhan penampilan kompetitif.
Ia kemudian melanjutkan masa peminjaman di Birmingham City, juga di Championship, sebelum merasakan atmosfer Liga Spanyol bersama Granada CF, dan Liga Skotlandia bersama Rangers FC.
Petualangan internasional Toral berlanjut ketika ia hijrah ke Asia pada Juli 2024 untuk bergabung dengan Mumbai City FC, yang berkompetisi di Indian Super League.
Di klub tersebut, Toral menjadi bagian dari kompetisi sepak bola profesional India dan tampil di level liga domestik.
Setelah menyelesaikan masa kontraknya di India, Toral menerima tawaran Persik Kediri untuk berkiprah di Liga Indonesia pada awal 2026.
Sepanjang karier profesionalnya, Jon Toral telah mencicipi berbagai kompetisi elite, mulai dari EFL Championship Inggris, La Liga Spanyol, Scottish Premiership, Liga Super Yunani, Indian Super League, hingga kini Liga Indonesia.
Pengalaman lintas liga tersebut membentuk kecakapan taktis serta pemahaman permainan yang luas, modal penting bagi Persik Kediri dalam meningkatkan kualitas permainan tim.
Dari sisi peran, Toral dikenal sebagai gelandang serang yang juga mampu beroperasi sebagai pengatur tempo dari lini kedua.
Visi bermain, akurasi umpan, serta kemampuannya membaca situasi menyerang menjadi kekuatan utama yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peluang dan gol Persik Kediri.
Latar belakangnya sebagai jebolan akademi Barcelona dan Arsenal membuat Toral terbiasa dengan gaya bermain berbasis penguasaan bola dan pergerakan cepat.
Berdasarkan data statistik laman Transfermarkt pada musim kompetisi 2025, Toral tercatat tampil dalam empat pertandingan di kompetisi yang diikutinya sebelum bergabung dengan Persik.
Dari jumlah tersebut, ia mampu menyumbangkan satu gol dengan total waktu bermain mencapai 232 menit.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa meski menit bermainnya tergolong terbatas, Toral tetap mampu memberikan kontribusi nyata ketika mendapat kesempatan tampil di lapangan.
Secara posisi, Toral fleksibel dimainkan sebagai gelandang serang maupun gelandang tengah. Ia memiliki keunggulan dalam kontrol bola, visi permainan, serta kemampuan membaca ruang.
Kombinasi pengalaman Eropa dan Asia membuatnya tidak hanya berperan sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai penghubung antarlini.
Dalam performa musim terakhirnya, Toral lebih banyak berfungsi sebagai pengatur alur serangan, membantu transisi dari bertahan ke menyerang, serta membuka ruang bagi penyerang utama.
Karakter permainan ini menjadi aspek krusial yang dibutuhkan Persik Kediri, yang dalam beberapa musim terakhir kerap mengalami kendala dalam kreativitas lini tengah.






