Gempa Bumi di Tuban Terasa hingga Yogyakarta dan Jakarta

Gempa bumi
Gempa bumi yang mengguncang Tuban, Jawa Timur terasa hingga Yogyakarta dan Jakarta. (BMKG)

Metaranews.co, Jawa Timur – Gempa bumi yang mengguncang Tuban, Jawa Timur pada Jumat (16/4/2023) sore terasa hingga Yogyakarta dan Jakarta.

Gempa bermagnitudo 6,6 itu mengguncang sejumlah kota besar di Pulau Jawa di hari yang sama.

Bacaan Lainnya

BMKG menjelaskan, gempa sebenarnya berpusat di laut utara Jawa, dekat dengan Tuban, Jawa Timur.

Gempa bumi
Gempa bumi yang mengguncang Tuban, Jawa Timur terasa hingga Yogyakarta dan Jakarta. (BMKG)

Dalam cuitannya di Twitter, BMKG menjelaskan gempa bermagnitudo 6,6 itu berpusat di sekitar 68 km barat laut Tuban.

“Tidak berpotensi tsunami,” jelas BMKG dalam cuitannya.

Gempa tersebut, berdasarkan analisis awal dan masih bisa berubah, berasal dari kedalaman 632 kilometer.

Namun, sejumlah warga di Jakarta, Yogyakarta, Solo, Banyumas hingga Sukabumi, Jawa Barat mengaku merasakan gempa tersebut.

Gempa bumi guncang Tuban, Jawa Timur, Jumat (14/4/2023) sekitar pukul 16.55 WIB tidak berpotensi tsunami.

Mengutip Suara.com, melansir laman Twitter resmi BMKG, menyebutkan jika gempa telah terjadi di Tuban, Jawa Timur dengan Magnitudo (M) 6,6 dan Pusat gempa berada di kedalaman 623 km.

“Koordinat gempa berada di 6,27 Lintang Selatan dan 111,93 Bujur Timur. 70 km Barat Laut TUBAN-JATIM,” tulis BMKG di Twitter resminya.

Gempa yang terjadi di Tuban, Jawa Timur (Jawa Timur) pada Jumat (14/4/2023) sore diduga akibat aktivitas subduksi.

Aktivitas subduksi sendiri merupakan proses pergerakan pada kerak bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, retakan, sesar sehingga berupa tinggi rendah atau relatif terhadap permukaan bumi.

Kepala Stasiun Geofisika Malang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mamuri mengatakan, gempa yang berada di kedalaman 632 kilometer itu dirasakan secara luas di Provinsi Jawa Timur dan sekitarnya.

“Gempa dengan magnitudo 6,6 terjadi pada pukul 16.55 WIB di posisi 70 kilometer barat laut Tuban,” katanya.

“Karena posisinya cukup dalam, maka dampak yang dirasakan cukup luas,” ujarnya melanjutkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *