Antisipasi Kelangkaan, Pertamina Tambah 955 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim Selama Libur Panjang

LPG 3 Kg
Caption: Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram hingga 955.720 tabung untuk wilayah Jawa Timur. Doc: Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus

Metaranews.co, Kota Kediri – Mengantisipasi lonjakan konsumsi selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram hingga 955.720 tabung untuk wilayah Jawa Timur.

Tambahan distribusi tersebut disalurkan selama empat hari, mulai Kamis (14/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026).

Bacaan Lainnya

Tambahan pasokan tersebut merupakan penyaluran fakultatif hingga 60 persen dari rata-rata distribusi harian, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur panjang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan stok energi di Jawa Timur, baik BBM maupun LPG, dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” terang Ahad, Kamis (14/5/2026).

“Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan, dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” lanjutnya.

Pertamina juga meminta masyarakat tidak panic, dan menghindari pembelian secara berlebihan. Warga diminta tetap membeli LPG sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan tidak dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG,” imbau Ahad.

“Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Selain itu, Pertamina kembali mengingatkan agar LPG 3 kilogram digunakan sesuai peruntukannya sebagai produk subsidi bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara masyarakat mampu diimbau beralih menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas.

Pos terkait