‎Muktamar Ke-35 NU Jadi Berkah bagi Ratusan Tukang Becak di Jombang

Waras mengangkut penumpang dengan becak listriknya (Ubaidhillah/Metaranews.co)
Waras mengangkut penumpang dengan becak listriknya (Ubaidhillah/Metaranews.co)

‎Metaranews.co, Jombang – Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang menjadi berkah tersendiri bagi ratusan tukang becak di Kabupaten Jombang.

‎Jasa mereka dimanfaatkan oleh panitia untuk mengangkut para peserta muktamar selama kegiatan berlangsung.

Salah satu tukang becak yang dilibatkan, Waras Subianto, menuturkan terdapat 185 becak yang dikerahkan untuk mengangkut peserta muktamar. Seluruh becak tersebut merupakan becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan beberapa waktu lalu.

“Jumlahnya ada sebanyak 185 becak, seluruh becak ini adalah becak listrik yang beberapa waktu yang lalu diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto,” jelas Waras.

Waras mengangkut penumpang dengan becak listriknya (Ubaidhillah/Metaranews.co)
Waras mengangkut penumpang dengan becak listriknya (Ubaidhillah/Metaranews.co)

Ia menjelaskan, para tukang becak bertugas selama lima sampai enam hari dengan sistem dua sift, yakni sift pagi dan sift sore. Sebagai imbalan atas tugas tersebut, panitia menyediakan makan serta uang tunai sebesar Rp150.000 per hari bagi setiap tukang becak.

‎”Untuk kerja selama lima sampai enam hari dibagi menjadi dua sift, ada sift pagi dan sore,” katanya. “Untuk pendapatan dari panitia dapat makan dan uang tunai sebesar Rp150.000 sehari,” jelasnya.

‎Meski begitu, Waras mengaku ada kendala yang dihadapi selama bertugas, yakni minimnya titik colokan untuk mengisi daya becak listrik. Ia menyebut di beberapa lokasi bahkan sama sekali tidak tersedia colokan.

‎”Kendala dalam kegiatan ini minimnya colokan, di beberapa titik memang tidak ada,” ujarnya.

‎Hingga siang hari, Waras mengaku sudah melayani sekitar 10 penumpang sejak pagi.

‎”Untuk hari ini dari pagi sampai siang ada sekitar 10 penumpang,” pungkasnya.

Pos terkait