Aksi Curanmor di Warung Kopi Jombang Terekam CCTV, Pelaku Buron

Jombang
Caption: Aksi pencurian motor di warung kopi di Jalan Sultan Agung Jombang yang terekam CCTV, Sabtu (17/2/2024). Doc: Tangkapan layar CCTV milik Faris

Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Aksi pencurian di warung kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kali ini aksi pelaku yang mencuri motor di warung kopi tersebut terekam CCTV.

Aksi pencurian itu terjadi pada Jumat (16/2/2024) kemarin. TKP-nya yakni di warung kopi yang berada di Jalan Sultan Agung, tepatnya di belakang SMPN 2 Jombang.

Bacaan Lainnya

Faris Alfariza (40), pemilik warung kopi menjelaskan, kemarin pagi ada seorang pengunjung warung kopi yang datang menggunakan Motor Honda Beat warna hitam.

Setelah datang ke warung, kata Faris, pelanggan kopi tersebut duduk di samping lemari es. Lalu Faris membuang sampah.

“Jadi saya kemarin itu buang sampah ke sana toh, tidak tahu kalau ada orang jaketan ke sini. Sementara orangnya atau korban ini rebahan di kursi selatannya kulkas itu, main HP jadi tidak tahu kalau motornya diotak-atik orang,” kata Faris, Sabtu (17/2/2024).

Di saat itu, lanjut Faris, korban yang tengah asik bermain ponsel tak mengetahui bila kunci motor miliknya masih belum tercabut.

Lantaran kunci motor masih tertancap di motor, pria berjaket yang belakangan diketahui merupakan maling itu langsung membawa kabur Motor Honda Beat milik korban.

“Posisi kuncinya nyangkut di motornya, saya ke sana pas saya balik orangnya sudah bawa motor, dan saya tidak tahu waktu itu kalau orangnya itu maling,” ujarnya.

Mengetahui pelanggan warung kopinya kehilangan motor, ia mengaku langsung memeriksa rekaman CCTV yang ada di warung. Dari rekaman itu, terlihat ciri-ciri pelaku pencurian itu.

Karena motor korban raib dicuri maling, akhirnya korban dan dirinya melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi.

“Pelaku ini pakai jaket dan tas, sudah melaporkan ke polisi, tanggapannya katanya mungkin kelalaian pemilik motor juga, dan mungkin saya tidak terlalu memperhatikan orang-orang,” tutur Faris.

Pos terkait