Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Masak 2.500 Porsi di SMK Kartanegara Wates

Foto: Peringati Hari Pelajar Sedunia PT Berkah Langgeng Kencana (BLK) Arsy Gas Indonesia bersama Ikatan Chef Indonesia (ICA) BPC Kediri Raya Masak 2500 Porsi Nasi Goreng ,(Darman/Metaranews)

Metaranews.co, Kediri – PT Berkah Langgeng Kencana (BLK) Arsy Gas Indonesia bersama Ikatan Chef Indonesia (ICA) BPC Kediri Raya menggelar kegiatan memasak besar di SMK Kartanegara, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan bertajuk Satu Sekolah Sejuta Cerita ini digelar untuk memperingati Hari Pelajar Sedunia sekaligus mengembangkan keterampilan siswa di bidang kuliner.

Dalam kegiatan tersebut, para chef bersama siswa yang terlibat sebagai sukarelawan menyiapkan sekitar 2.000 hingga 2.500 porsi makanan. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dilibatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pelaku usaha.

Direktur Operasional BLK Arsy Gas Indonesia, Kevin Anrico Purnomo Djunaedi, mengatakan kegiatan ini bertujuan menggali potensi dan bakat siswa, khususnya di bidang kuliner. Program tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan dunia industri.

“Tujuannya untuk mengeksplorasi bakat-bakat siswa, terutama di bidang kuliner, serta menjalin relasi antara dunia pendidikan dan sektor industri agar bisa lebih terkoneksi,” ujarnya, Kamis(15/10/2026).

Ketua ICA BPC Kediri Raya, Agus Pinarko, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tahunan ICA.

Dalam kegiatan tersebut, tim menyiapkan tiga menu dengan target produksi 2.000 hingga 2.500 porsi. Salah satunya nasi goreng Hong Kong. Menu lainnya adalah ayam saus barbekyu yang melalui proses pemotongan, marinasi, hingga pengolahan saus.

Agus mengatakan persiapan ayam dilakukan sejak malam sebelumnya selama sekitar tiga hingga empat jam agar bumbu meresap. Sementara itu, nasi goreng dimasak bertahap dengan kapasitas sekitar 10 kilogram dalam sekali penggorengan.

Proses memasak melibatkan para chef dan siswa sebagai sukarelawan. Siswa turut berpartisipasi secara langsung sehingga memperoleh pengalaman praktik dalam menyiapkan makanan dalam jumlah besar.

Kepala SMK Kartanegara Wates, Pujiono, S.Pd., menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru, memperluas wawasan, serta memotivasi siswa mengembangkan keterampilan sebagai bekal setelah lulus.

SMK Kartanegara Wates saat ini memiliki tujuh kompetensi keahlian dengan total 2.335 siswa, meliputi Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Layanan Kesehatan, Teknik Pengelasan, serta Teknik Pemesinan.

Selain itu, sekolah telah mengembangkan ekstrakurikuler tata boga yang diminati siswa laki-laki maupun perempuan.

“Kita berencana mengevaluasi kegiatan tersebut sebagai langkah awal untuk mempertimbangkan pembukaan kompetensi keahlian tata boga nantinya,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan bakat, meningkatkan keterampilan praktis, serta mengenal kebutuhan dunia kerja sejak di bangku sekolah.

” Kami diharapkan kegiatan ini bisa memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan, industri, dan UMKM dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda,” pungkasnya.

 

Pos terkait