Metaranews.co, Kabupaten Bondowoso – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dalam menjamin akses kesehatan warganya kembali menuai apresiasi nasional.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, menerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Pratama dari BPJS Kesehatan, pada ajang UHC Awards yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan tersebut diberikan setelah Kabupaten Bondowoso mencatatkan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 785.605 jiwa atau 99,02 persen dari total penduduk. Dari jumlah tersebut, tingkat keaktifan peserta mencapai 79,99 persen.
Kepala BPJS Kesehatan Jember, Yessy Novita, menyatakan Bondowoso termasuk dalam 397 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil mencapai target cakupan semesta jaminan kesehatan nasional.
“Penduduk Bondowoso telah dibiayai oleh Pemda dalam Program JKN. Capaian ini sangat bermanfaat, karena kini hampir 80% masyarakat Bondowoso dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala,” ujar Yessy, Rabu (28/1/2026).
“Maka dari itu, saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya. Capaian UHC ini menjadi bukti nyata komitmen dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan dukungan DPRD beserta seluruh stakeholder terkait,” lanjut Yessy.
Selain memperluas cakupan kepesertaan, BPJS Kesehatan juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui transformasi digital. Yessy menjelaskan, berbagai fitur layanan kini dapat dimanfaatkan peserta JKN secara lebih mudah.
“Untuk meningkatkan kualitas layanan, BPJS Kesehatan menghadirkan fitur antrean online, informasi ketersediaan tempat tidur melalui dashboard, dan berbagai layanan lainnya yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN,” terangnya.
“Kami juga menyediakan Pelayanan Administrasi melalui Wahtsapp (PANDAWA) di WhatsApp 0811-8165-165 dan BPJS Kesehatan Care Center 165. Jika ada kendala, masyarakat dapat menyampaikannya melalui saluran tersebut. Harapannya, seluruh layanan BPJS Kesehatan semakin mudah diakses dan responsif bagi masyarakat,” imbuh Yessy.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan capaian UHC sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar masyarakat sekaligus fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Dengan tercapainya UHC di Bondowoso, masyarakat diharapkan tidak lagi merasa khawatir terhadap biaya saat membutuhkan layanan kesehatan,” tuturnya.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Ra Hamid.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen daerah yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
“Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Bersama, kita wujudkan Bondowoso yang sehat, mandiri, dan unggul,” pungkasnya. (ADV)






