Viral Pria Hendak Melompat ke Sungai Brantas di Jembatan Semampir Kediri, Aksinya Digagalkan Warga dan Polisi

Jembatan Semampir
Caption: Tangkapan layar seorang pria mencoba bunuh diri di Jembatan Semampir Kota Kediri. Senin (13/11/2023). Doc: Istimewa

Metaranews.co, Kota Kediri – Aksi percobaan bunuh diri dilakukan oleh seorang pria di Jembatan Semampir, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (13/11/2023).

Aksi nekat tersebut direkam oleh salah satu warga, dan kemudian rekaman video tersebut viral di media sosial Instagram.

Bacaan Lainnya

Dalam video berdurasi 1,03 menit itu tampak seorang pria mencoba melakukan upaya bunuh diri dengan cara melompat ke Sungai Brantas dari sisi utara Jembatan Semampir.

Percobaan bunuh diri itu lantas digagalkan oleh warga setempat bersama aparat kepolisian.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Andhini Puspa Nugraha, membenarkan peristiwa tersebut.

Adapun pria yang nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri itu berinisial A (26), warga Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

“Menurut pengakuan yang bersangkutan mau mencoba untuk lompat, percobaan bunuh diri. Ini yang sudah kedua kali,” kata Andhini, Senin (13/11/2023).

Andhini menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Jembatan Semampir sekitar jam 04.00 WIB. Di mana ada salah satu warga melapor ke Pos Satlantas Simpang Empat Semampir terkait adanya percobaan bunuh diri di atas jembatan.

Mendapat laporan tersebut, aparat yang bersiaga di Pos Satlantas Simpang Empat Semampir langsung bergegas mendatangi TKP untuk mengamankan yang bersangkutan.

“Setelah diamankan, kami bawa dia ke pos. Kami persuasif, kita ajak ngobrol dia. Awalnya  memberontak dan belum mau ngomong, bahkan hendak mau kabur, kami kunci di pos,” beber Andhini.

“Setelah tenang dia baru mau berbicara, baru mengaku bahwa dia hendak melakukan percobaan bunuh diri,” tambahnya.

Menurut pria berinisial A itu ke polisi, lanjut Andhini, yang bersangkutan mempunyai permasalahan keluarga sehingga nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri.

Adapun setelah tenang yang bersangkutan lantas diantar pulang oleh petugas.

“Kemudian kami menghubungi perangkat desa setempat dan pihak keluarga, berkoordinasi dengan jajaran Polsek Kandat, yang sangkutan diantarkan sesuai di alamat rumahnya dan bertemu keluarga,” pungkas Andhini.

Pos terkait