Mengenal Lato-lato, Mainan Lama yang Viral Lagi di TikTok

Game Lato-lato yang sudah ada di Play store. (Tangkapan layar Play store)

Metaranews.co, Hiburan – Semua kalangan mulai dari anak hingga tua saat ini sedang digandrungi oleh sebuah permainan Lato-lato. Apa itu Latto-latto?

Permainannya ini berupa dua bola pemberat yang diikatkan tali Seperti cincin pada bagian atasnya. Sejatinya, permainan ini bukanlah sebuah mainan baru. Sejak dulu, mainan ini sudah ada. 

Bacaan Lainnya

Namun, berkat hadirnya Tik Tok, mainan ini kembali viral dan mulai kembali dimainkan, mulai dari anak-anak, orang dewasa bahkan seorang Presiden pun ikut mencoba. Yah benar. Presiden Joko Widodo pun sempat mencoba permainan ini. 

Saat sedang berkunjung ke Subang, Presiden Jokowi sempat memainkan Lato-lato didampingi juga oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

Mengenal lebih jauh mainan ini, penyebutannya di setiap daerah berbeda. Hanya saja karena akhir-akhir ini viral di TikTok dengan nama Lato-lato, orang berbondong menyebutnya itu.

Mainan Lato-lato ini saat berada di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) misalnya, disebut lato-lato yang sejatinya mengacu ke bahasa Bugis yang artinya bentrok.

Penyebutan mainan ini akan berbeda ketika ada di daerah lain. Jika merembet ke Sulawesi Tenggara, mainan ini disebut Katto-katto. Namun, beda lagi jika berada di Jawa, maka akan disebut Etek-etek. 

Melansir dari Viva.id, meskipun kembali booming saat ini, Lato-lato rupanya merupakan sebuah mainan  ikonik sejak tahun 1990-an. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan.

Mainan ini banyak ditemukan di Indonesia sejak zaman dahulu. Walaupun banyak ditemukan di Indonesia dan kembali viral saat ini, rupanya, Lato-lato ini sudah ada sejak tahun 1960-an. 

Dan mainan ini juga pernah populer di negeri Paman Sam, Amerika Serikat pada tahun 1970-an. 

Sama seperti di Indonesia, mainan ini jika masuk ke suatu daerah akan berubah namanya. Di Amerika mainan ini dikenal sebagai clankers. Pernah populer pada masa itu dan dianggap sebuah permainan yang menyenangkan. 

Ternyata, permainan ini juga sempat dilarang oleh pejabat setempat karena memakan korban jiwa. Pada saat itu tahun 1970-an pemerintah setempat melarah mainan ini. 

Jika sekarang mainan Lato-lato ini dia bola pemberat di bawahnya terbuat dari plastik. Dulu, bahan mainan ini adalah kaca. Sehingga, akan sangat berbahaya jika digunakan untuk bermain. 

Meski begitu, seiring berjalannya waktu. Permainan yang kembali viral ini dari segi bahan yang digunakan mulai bervariasi, bisa dari plastik maupun bahan dari kayu. Sehingga, lebih ringan dan aman untuk dimainkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *