Banyak Warga Mengungsi, Polwan Beri Trauma Healing untuk Anak-anak Terdampak Banjir

metaranews.co
Polwan di Kabupaten Trenggalek memberikan trauma healing untuk anak-anak. (Pratama/Metaranews)

Metaranews.co, Trenggalek – Polwan dari Polres Trenggalek tak tinggal diam. Bencana banjir yang melanda Kabupaten Trenggalek membuat banyak warga mengungsi. Sehingga, Polwan mengambil Langkah untuk memberikan trauma healing untuk anak-anak di Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, mengungkapkan, dalam penanganan bencana alam banjir ini, pihaknya mengerahkan seluruh sumberdaya yang dimiliki. Tidak hanya evakuasi warga tetapi juga penyiapan posko pengungsian maupun dapur umum.

Bacaan Lainnya

“Kita pastikan semua kebutuhan penunjang bagi para pengungsi bisa terpenuhi. Oleh sebab itu, kita libatkan juga personel Polwan untuk membantu,” terang Alith.

Ia menambahkan, pihaknya bersama stakeholder terkait telah menyiapkan tiga lokasi sebagai posko bencana alam yakni Pendopo Kabupaten Trenggalek, Gedung Olahraga (GOR) dan Kantor Kecamatan Trenggalek. Sedangkan dapur umum disiagakan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Meita Anisa Saputra sejumlah Polwan ditugaskan untuk membackup proses penyiapan nasi bungkus yang akan dibagikan kepada masyarakat korban banjir.

“Selain itu, beberapa Polwan juga kita tugaskan khusus untuk memberi pendampingan atau trauma healing kepada korban terutama anak-anak di posko pengungsian,” ungkap Meita.

Trauma healing, kata Meita, untuk memulihkan psikologinya agar dapat melupakan kejadian bencana banjir bandang yang telah terjadi. Dengan demikian, psikis anak tidak mengalami trauma atau rasa takut yang berkepanjangan

“Kegiatan kita lakukan dengan membangun suasana yang menyenangkan bagi anak, mengajak bermain dan berdialog, memberikan motivasi yang membuat anak-anak senang dan gembira,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *