Debit Sungai Brantas Berpotensi Tinggi Sampai Awal Tahun

Kepala BPBD Kota Kediri, Indun Munawaroh (Anis/Metara)

Metaranews.co, Kediri – Debit air Sungai Brantas diperkirakan masih terus berpotensi naik tinggi selama musim hujan Oktober hingga beberapa bulan mendatang.

Kepala BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh, menyebut saat ini debit air Sungai Brantas masih di angka aman yakni 500 meter kubik. Namun kemungkinan naik seperti sepekan yang lalu sangat mungkin terjadi, sebab musim hujan masih akan berlangsung hingga awal tahun 2023.

Bacaan Lainnya

“Kenaikan diprediksi masih mungkin terjadi. Sebab puncak musim penghujan diprediksi sampai bulan Desember, hingga awal tahun. Maka perlu waspada,” kata Indun, Selasa (25/10/2022).

Masih kata Indun, angka ketinggian debit air berada pada 500 meter kubik per detik itu dinilai masih rendah dan aman. Mengingat batas standar yang perlu diwaspadai saat ketinggian berada dilevel kuning yakni 900 meter kubik perdetik. Hingga level warna merah lebih dari 1000 meter kubik per detik.

Penguatan kerjasama informasi selalu dilakukan bersama Perum Jasa Tirta, untuk selalu update data ketinggian air sungai Brantas yang berada di Waduk Lodoyo Blitar dan Waruturi Kediri.

Sebab Kota Kediri berada di tengah-tengah aliran Sungai Brantas kedua waduk tersebut.

Kejadian tingginya debit air Senin (17/10) lalu, kata Indun diakibatkan derasnya curah hujan di sekitar Waduk Lodoyo Blitar.

Sehingga mengharuskan pembukaan pintu air mengakibatkan sungai Brantas yang melintasi kota Kediri mengalami penambahan debit air dan ketinggian.

Sementara pengawasan sungai Brantas melintasi kota Kediri, juga terus dilakukan dengan pemantauan potensi adanya kenaikan debit air.

“Kita berkoordinasi dengan Jasa Tirta untuk update terus setiap hari, per dua jam mengirimkan informasi debit dan ketinggian air,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *