Lagi, NasDem Peduli dan LPS Fogging Gratis di Desa Banyuanyar Gurah

Pasukan Nasdem Peduli dan Laskar Peduli Sesama (LPS) dalam kegiatan fogging di Desa Banyuanyar, Gurah, Kediri (Anis Firmansyah/Metara)
Pasukan Nasdem Peduli dan Laskar Peduli Sesama (LPS) dalam kegiatan fogging di Desa Banyuanyar, Gurah, Kediri (Anis Firmansyah/Metara)

Metaranews.co, Kediri – Program Fogging gratis Partai NasDem DPD Kabupaten Kediri dengan Laskar Peduli Sesama (LPS) kembali menyasar rumah warga, kali ini berada di Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Minggu (21/4/2024).

Anggota DPRD Fraksi NasDem Kabupaten Kediri, Khusnul Arif mengatakan fogging ini adalah yang ke-3 di laksanakan setelah sebelumnya diadakan di Desa Gurah, Kecamatan Gurah pada Maret 2024.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah kegiatan sosialnya Laskar Peduli Sesama bekerjasama dengan Nasdem Peduli. Alhamdulillah kita bisa membantu masyarakat yang ada di Desa Banyuanyar Kecamatan Gurah,” kata, seusai pelaksanaan di Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah,

Pria yang akrab disapa Pipin itu juga mengatakan kegiatan sosial fogging ini dilaksanakan untuk memotong siklus penyebaran DBD dengan memberantas nyamuk.

Dari sejumlah 15 RT dari 3 RW, Pemerintah Desa Banyuanyar setempat mencatat 10 warganya sudah terjangkit penyakit DBD.

Atas kondisi tersebut, warga menghendaki kegiatan fogging yang disampaikan kepada perangkat dan kepala desa setempat.

“Ini bertujuan untuk memberikan psikologis yang baik bagi warga, dengan adanya fogging warga bisa nyaman,” jelas Pipin.

Meski sudah dilaksanakan fogging, Pipin berharap warga harus tetap melakukan pencegahan DBD pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus.

Sementara itu, Kepala Desa Banyuanyar, Tambah, mengucapkan terimaksaih atas pelaksanaan fogging untuk mencegah penyebaran DBD.

Ia sepakat menghendaki pelaksanaan fogging karena warga berkeyakinan atau lebih nyaman penyebaran DBD akan berkurang.

“Dengan fogging ini, mudah-mudahan kasus DBD yang kebanyakan menjangkiti usia anak-anak bisa mereda,” pungkasnya.

Pos terkait