Metaranews.co, Kota Kediri – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam memperluas jaminan kesehatan warganya berbuah apresiasi nasional.
Kota Kediri meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, yang diterima langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Pemkot Kediri dalam mendorong kepesertaan penduduk pada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Berdasarkan data capaian UHC, tingkat kepesertaan JKN di Kota Kediri telah mencapai 99,21 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 88,18 persen.
Capaian ini menegaskan upaya pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada perluasan kepesertaan, tetapi juga memastikan peserta tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.
Mbak Vinanda, sapaan karib Vinanda Prameswati, menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh pihak, sekaligus momentum untuk terus memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.
“UHC Award sebagai wujud apresiasi atas kerja bersama semua pihak dalam mewujudkan jaminan kesehatan bagi warga masyarakat,” jelas Mbak Vinanda.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi ke depan dalam memberikan jaminan kesehatan bagi setiap warga. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi terbaiknya melayani masyarakat,” lanjutnya.
Wali kota termuda di Jawa Timur itu menegaskan, capaian UHC tidak boleh berhenti pada tingginya angka kepesertaan semata, melainkan harus tercermin dari kemudahan akses serta kualitas layanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pastinya Pemerintah Daerah beserta semua pihak akan terus berkolaborasi untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat luas, meningkatkan sarana dan prasarana, serta kualitas layanan bagi semua masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.
“Tidak hanya itu, Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan juga terus memberikan pemahaman menyeluruh terkait jenis layanan maupun manfaat lainnya, sehingga masyarakat lebih teredukasi dan sadar akan pentingnya kesehatan serta jaminan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, mengapresiasi komitmen Pemkot Kediri dalam menjaga keberlangsungan UHC.
Menurut dia, tingginya cakupan kepesertaan harus dibarengi dengan upaya menjaga keaktifan peserta serta mutu layanan kesehatan.
“Capaian ini patut diapresiasi, karena menunjukkan komitmen daerah dalam memperluas perlindungan kesehatan,” ucap Tutus.
“Ke depan, kami akan memperkuat koordinasi dengan Pemkot Kediri dan fasilitas kesehatan untuk menjaga mutu layanan, sekaligus mengimbau masyarakat memastikan kepesertaan JKN tetap aktif agar layanan dapat diakses saat dibutuhkan,” pungkasnya. (ADV)






