Pencemaran Sungai Wrati Pasuruan, 4 Desa Surati Presiden Jokowi

metaranews.co
Surat Terbuka warga PAsuruan untuk Presiden Jokowi. (dok)

Metaranews.co, Pasuruan- Adanya poencemaran Sungai Wrati, Kabupaten Pasuruan, membuat empat desa sekitar geram. Mereka akhirnya membuat surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo dengan menggunakan banner di Simpang Jalan Cangkringmalang, Beji.

Sungai Wrati merupakan sumber pengairan yang mengaliri Desa Cangkringmalang, kedungringin, dan Kedungboto, Kecamatan Beji. Satu desa lainnya yakni Desa Tambakan, Kecamatan Bangil. Sungai ini disinyalir sudah lama tercemar limbah buangan pabrik sekitar.

Bacaan Lainnya

Henri Sulfianto, warga Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, menerangkan kondisi sungai ini sekarang menghitam dan berbau busuk menyengat.

“Ini bentuk kekecewaan warga karena Sungai Wrati kondisinya sudah akut kerusakannya,” ujar Henri.

Hal ini berakibat langsung ke warga sekitar. Seperti menjadi kesulitan mendapatkan air bersih. Karena kondisi air telah menghitam dan tak bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan air bersih, warga harus rela membeli air bersih dalam jerigen. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Satu keluarga rata-rata butuh 5 sampai 6 dirigen, satu dirigennya beli seharga Rp 2500,” ungkapnya.

Warga juga telah melaporkan pencemaran sungai ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan. Perwakilan dinas, pemilik pabrik, dan warga juga telah melakukan diskusi dan pertemuan.

Tapi hingga kini belum ada solusi kongkrit untuk mengatasi pencemaran Sungai Wrati.

“Intinya kami ingin sungai dibersihkan sebelum musim hujan takutnya nanti sungai meluber ke pemukiman,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *