KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

Metaranews.co, Kota Madiun – Memasuki periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menjaga keamanan barang bawaan pelanggan.

Sejak dimulainya masa angkutan pada 11 Maret hingga 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 28 barang temuan berhasil diamankan oleh petugas.

Bacaan Lainnya

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada masa Angkutan Lebaran 2025, di mana saat itu ditemukan sebanyak 14 barang.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa pelanggan tidak perlu panik jika merasa ada barang yang tertinggal, baik di dalam rangkaian kereta api maupun di area stasiun.

“Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Hal ini terbukti dengan pengembalian barang-barang berharga senilai puluhan juta rupiah yang tertinggal,” ujar Tohari dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Setiap barang temuan akan langsung diinput ke dalam sistem basis data Lost and Found internal KAI. Hal ini memudahkan petugas untuk melakukan verifikasi dan pencocokan saat ada pelanggan yang melaporkan kehilangan.

Barang-barang yang berhasil diamankan cukup beragam, mulai dari makanan, barang biasa hingga barang berharga.

Barang biasa yang dimaksud seperti tas, helm, jaket, topi, serta totebag dan tas selempang berisi pakaian atau makanan.
Untuk barang berharga seperti dompet, telepon genggam (HP), laptop, perhiasan hingga tas berisi uang tunai senilai jutaan rupiah.

Tepat pada hari ini, Selasa (17/3/2026), petugas Daop 7 Madiun kembali mengamankan barang milik pelanggan berupa satu unit HP dan sebuah tas ransel berisi uang tunai senilai Rp3.750.000.

KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta atau meninggalkan stasiun. Namun, jika terjadi kehilangan, maka pelanggan dapat mengikuti langkah berikut.

Pertama dengan menghubungi petugas di stasiun terdekat (khususnya Customer Service atau Polsuska). Kedua, menghubungi layanan pelanggan KAI melalui telepon di 121. Ketiga, melapor melalui kanal resmi KAI121 untuk tindak lanjut cepat.

“Kami pastikan setiap barang yang tertinggal akan kami amankan dengan baik. Kepercayaan pelanggan adalah prioritas kami,” tutup Tohari.

Pos terkait