‎Soal Intervensi di Muktamar ke-35 NU, Gus Yahya Yakin PW dan PC Kedepankan Idealisme Organisasi

KH Yahya Kholil Staquf saat wawancara dengan awak media (Ubaidhillah/metaranews.co)

Metaranews.co, Jombang – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Kholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, menepis kabar adanya intervensi terhadap Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) menjelang pemilihan ketua umum.

‎Penegasan ini disampaikan di sela-sela agenda Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

‎​Merespons pertanyaan terkait dugaan tekanan dari luar terhadap para peserta muktamar, Gus Yahya dengan tegas mempertanyakan asal isu tersebut.

‎”Intervensi dari mana? Tidak,” ujar Gus Yahya.

‎Kendati demikian, Ia meyakini bahwa jajaran PW dan PC merupakan kader-kader yang memiliki integritas tinggi, sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh tawaran-tawaran pragmatis.

‎​”Mereka akan setia kepada idealisme organisasi untuk mencari apa yang terbaik untuk Jam’iyah ini,” tegas Gus Yahya.

‎​Menurut petahana ini, Muktamar ke-35 memiliki nilai historis dan strategis yang sangat istimewa karena menjadi muktamar pertama yang digelar pada abad kedua perjalanan Nahdlatul Ulama.

‎Ia menekankan bahwa forum ini akan menjadi penentu arah gerak NU di masa depan.

‎​”Sehingga apa pun yang menjadi keputusan Muktamar ini akan menentukan bagaimana titik tolak Nahdlatul Ulama mengarungi abad kedua ini. Saya yakin PW dan PC memiliki kesadaran itu dengan kuat, memiliki kedewasaan, integritas, sehingga tidak akan mudah dipengaruhi dengan hal-hal yang bersifat pragmatis,” paparnya lebih lanjut.

‎Selain itu, ​menjelang penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), Gus Yahya menyatakan PBNU telah sangat siap. Ia mengungkapkan bahwa draf LPJ kepengurusannya mencapai hampir 1.000 halaman, sebuah cerminan dari padatnya kegiatan selama lima tahun terakhir.

​”Target-target yang diamanatkan oleh Muktamar ke-34 di Lampung hampir semuanya terpenuhi,” ujar Gus Yahya. Ia sangat optimistis LPJ tersebut akan diterima oleh para muktamirin.

‎Keyakinan ini didasari oleh fakta bahwa berbagai terobosan, peningkatan kinerja, hingga kemudahan manajemen organisasi yang diintroduksi PBNU telah dirasakan langsung manfaatnya oleh para pengurus di tingkat wilayah maupun cabang.

‎​”Saya kira tidak ada alasan menolak ya,” pungkasnya. (***)

 

Penulis : Ubadhilah
Editor : Imam Mubarok

Pos terkait