Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Pabrik Gula (PG) Djombang Baru menyiapkan sejumlah langkah pembenahan setelah menuntaskan musim giling tebu 2026. Evaluasi operasional menjadi fokus perusahaan untuk meningkatkan efektivitas produksi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan musim giling tahun depan.
General Manager PG Djombang Baru, Adisolech Wicaksono Andikarto, mengatakan berakhirnya musim giling menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk meninjau pelaksanaan produksi selama beberapa bulan terakhir. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun strategi perbaikan ke depan.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan musim giling tahun ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari karyawan, petani tebu, mitra kerja, hingga elemen lain yang terlibat dalam operasional perusahaan.
“Berakhirnya musim giling bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari langkah baru untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan musim giling berikutnya agar lebih baik. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan giling Tahun 2026. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga demi mewujudkan kinerja perusahaan yang semakin baik,” ungkap Adisolech Wicaksono Andikarto, Senin (19/10/2026).
Ia menegaskan, evaluasi tidak hanya dilakukan untuk melihat capaian selama musim giling, tetapi juga mengidentifikasi berbagai aspek operasional yang masih membutuhkan perbaikan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kinerja perusahaan pada musim berikutnya.
“Evaluasi musim giling diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun langkah perbaikan berkelanjutan, sehingga pelaksanaan giling pada tahun mendatang dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Selain pembenahan internal, PG Djombang Baru juga berupaya menjaga hubungan kerja sama dengan petani tebu dan para mitra. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menunjang keberlangsungan operasional serta mendukung pencapaian target perusahaan pada musim giling mendatang.
“Dengan tuntasnya musim giling 2026, kami mengarahkan perhatian pada persiapan musim berikutnya,” ujarnya.
Adisolech berharap, kerja sama yang telah terjalin selama musim giling tahun ini dapat terus diperkuat. Dengan demikian, perusahaan memiliki bekal untuk menghadapi tantangan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan produksi pada tahun depan.
“Bagi kami, akhir musim giling 2026 bukanlah garis finis, melainkan titik awal untuk berbenah dan meningkatkan kinerja pada musim mendatang,” pungkasnya.






