Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkab Kediri Gelar Rakor Lintas Sektor Tanggap Penanganan Bencana Alam

Pemkab Kediri
Caption: Rapat koordinasi lintas sektor membahas tanggap penanganan bencana alam di Ruang Grahadi Pemkab Kediri, Selasa (18/2/2023). Doc: Anis/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor membahas mengenai tanggap penanganan bencana alam, Selasa (18/2/2023).

Rakor tersebut dihadiri sejumlah instansi, di antaranya BPBD, BBWS, Bina Marga, Dinsos, Disperkim, Kepolisian, TNI, dan Satker SKPD terkait.

Bacaan Lainnya

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kediri, Sujud Winarko mengatakan, rakor ini digelar untuk tanggap bencana mengantisipasi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.

Harapannya, melalui rakor ini bila terjadi bencana alam sudah ada langkah-langkah antisipasi.

“Jadi di masing-masing satker dan stakeholder mempunyai tanggung jawab, tidak saling menunggu untuk penanganan bencana,” kata Sujud saat ditemui usai rakor di Ruang Grahadi Pemkab Kediri, Selasa (18/2/2023).

Sujud menerangkan, koordinasi itu memang perlu dilakukan, karena wilayah Kabupaten Kediri terbilang cukup luas. Jika nantinya ada warga terdampak bencana alam, maka pemerintah daerah bisa langsung hadir ke lokasi.

Sementara untuk mengantisipasi bencana itu, kata Sujud, diperlukan koordinasi lintas sektor untuk penanganan prabencana, seperti pemangkasan pohon potensi mengantisipasi dampak angin kencang.

“Kita bagi saja ada jalan kabupaten, provinsi, dan nasional, yang mempunyai kewenangan masing-masing,” jelasnya.

Adapun dari rakor tersebut disepakati stakeholder terkait bersama-sama membantu identifikasi dan eksekusi penanganan prabencana yang dilakukan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.

“Jadi misalnya ada angin kencang menimpa pohon kemudian roboh, dari BBWS jalan nasional. Bina marga dapat segera melakukan mitigasi kepada masing-masing instansi untuk melakukan identifikasi pohon untuk pemangkasan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *