Bencana Tanah Gerak di Wonosalam, PJ Bupati Jombang Wacanakan Relokasi Warga

Jombang
Caption: PJ Bupati Jombang, Sugiat, saat dimintai keterangan, Jumat (8/3/2024). Doc: Karimatul Maslahah/Metaranews.co

Metaranews.co, Kabupaten Jombang – Belasan Kepala Keluarga (KK) di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terdampak tanah gerak.

Relokasi menjadi solusi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan. Wacana itu pun dikemukakan oleh PJ Bupati Jombang, Sugiat.

Bacaan Lainnya

“Terkait tanah gerak nanti kita evaluasi lagi. Jika memang tanah itu berbahaya dan tidak bisa ditempati, maka kita lakukan relokasi,” ujar Sugiat saat dimintai keterangan, Jumat (8/3/2024).

Sugiat mengakui bahwa bagi sebagian warga meninggalkan tanah kelahiran bukan perkara mudah. Sebab, di situlah seseorang memiliki banyak kenangan yang sulit dilupakan.

Oleh karena itu, kesadaran warga memegang peranan penting bagi kelancaran proses evakuasi.

Dalam hal ini diperlukan komunikasi yang baik antara pemangku kepentingan yakni antara pemerintahan dengan warga.

“Kita berharap warga paham, jangan sampai karena harta bendanya yang masih di lokasi tanah gerak tidak mau dievakuasi,” jelasnya.

Sugiat juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal itu berkaitan dengan penyediaan lahan relokasi.

“Saya juga sudah komunikasikan bersama BNPB, saya meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Sugiat.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah rumah warga Dusun Sumberlamong, desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, rusak akibat tanah gerak.

Rumah yang telah puluhan tahun mereka tempati tampak rusak pada beberapa bagian.

Fenomena tanah gerak di Sambirejo, Wonosalam, ini bukan kali pertama terjadi. Keretakan pada tanah telah muncul pada tahun 2022, dan sudah dilakukan uji oleh tim ahli pada tahun 2023.

“Tanah gerak ini sebetulnya sudah lama diprediksi sejak tahun 2022, yang membuat parah ini karena hujan intensitasnya terlalu tinggi. Hari ini saya kesana untuk mengecek dan memberikan motivasi kepada warga yang terdampak,” pungkas Sugiat.

Pos terkait