Metaranews.co, Kota Kediri – Sorak gembira dan semangat para Pramuka Siaga mewarnai Lapangan Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (29/6/2026).
Sekitar 425 Pramuka Siaga dari SD dan MI se-Kecamatan Kota mengikuti Apel Pembukaan Pesta Siaga Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kota, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin atau Gus Qowim.
Pesta Siaga merupakan agenda yang selalu dinantikan keluarga besar Gerakan Pramuka.
Melalui berbagai kegiatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan, peserta diajak belajar, bermain, sekaligus membangun karakter sejak dini.
Dalam amanatnya, Gus Qowim menyampaikan bahwa Pesta Siaga bukan sekadar ajang bermain, tetapi juga sarana pembelajaran yang penuh makna.
”Hari ini adalah kegiatan yang selalu dinantikan keluarga besar Gerakan Pramuka. Namanya pesta, tentu harus penuh kegembiraan,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
“Namun saya berpesan kepada adik-adik, di balik setiap permainan dan tantangan yang akan diikuti hari ini, ada banyak pelajaran berharga yang bisa kalian bawa pulang,” lanjutnya.
Gus Qowim menjelaskan, setiap zona kegiatan memiliki nilai pembelajaran tersendiri. Pada Zona Ketangkasan, peserta dilatih menjadi pribadi yang berani, tangkas, dan pantang menyerah.
Kemudian di Zona Kreativitas, melalui kegiatan seperti membuat origami dan bernyanyi bersama, peserta didorong untuk berimajinasi, berkarya, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Sementara di Zona KIM, peserta belajar menjadi lebih peka, teliti, dan memanfaatkan seluruh pancaindra untuk mengenali lingkungan sekitar.
”Yang paling penting, di setiap zona kalian akan belajar bekerja sama, saling membantu, menghargai teman, serta tetap sportif dalam setiap kegiatan. Itulah nilai-nilai yang diajarkan dalam Pramuka,” ungkapnya.
Menurut Gus Qowim, menjadi seorang Pramuka berarti belajar menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, jujur, bertanggung jawab, serta selalu siap menolong sesama.
Nilai-nilai tersebut merupakan bekal penting bagi anak-anak dalam meraih cita-cita di masa depan.
”Siapa tahu beberapa tahun lagi, di antara adik-adik yang hadir di sini akan lahir dokter, guru, atlet, pengusaha, peneliti, tentara, polisi, bahkan pemimpin Kota Kediri. Karena itu, pelajaran yang didapat hari ini harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Qowim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina Pramuka, kepala sekolah, guru, panitia, serta para orang tua yang terus mendampingi dan membimbing anak-anak menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mencintai Tanah Air.
”Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan anak-anak menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya.






