Metaranews.co, Kediri – Stadion Brawijaya, Kota Kediri, mulai berbenah menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Pembenahan dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk memenuhi sejumlah catatan dan rekomendasi I League sekaligus memastikan stadion tetap menjadi kandang Persik Kediri.
Sejumlah pekerjaan telah dilakukan, terutama pada sektor lapangan. Perawatan meliputi top dressing, pemupukan, penyiraman, hingga pemotongan rumput. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas lapangan agar memenuhi standar pertandingan.
Selain lapangan, Pemkot Kediri juga menyiapkan penggantian pagar pembatas antara area penonton dan lapangan secara bertahap. Tempat duduk penonton juga akan dibenahi dengan konsep single seat atau kursi tunggal.
Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, pembenahan Stadion Brawijaya merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung Persik Kediri.
“Pembenahan Stadion Brawijaya ini merupakan komitmen Mbak Wali dan Pemerintah Kota Kediri untuk terus mendukung Persik Kediri. Harapannya, Stadion Brawijaya dapat menjadi home base yang nyaman dan representatif bagi Persik sekaligus memberikan pengalaman yang baik bagi para suporter,” ujar Endang, Kamis(13/8/2026).
Menurut Endang, pembenahan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada catatan serta rekomendasi dari I League. Perawatan lapangan juga akan dilakukan secara rutin selama kompetisi berlangsung.
“Sejumlah pembenahan terus kami kebut bersama dengan Persik Kediri. Sedangkan untuk perawatan lapangan akan terus secara rutin kami lakukan hingga selesainya pertandingan liga,” katanya.
Tak berhenti pada pembenahan fasilitas, Pemkot Kediri juga berencana menambah lampu penerangan Stadion Brawijaya pada tahun ini. Penambahan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pencahayaan sekaligus mendukung penyelenggaraan pertandingan.
Sementara itu, Direktur Utama Persik Kediri Souraiya Farina mengapresiasi dukungan Pemkot Kediri terhadap pembenahan stadion. Farina menegaskan, Persik siap memenuhi berbagai catatan yang diberikan I League. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan sinergi antara klub dan pemerintah sebagai pemilik Stadion Brawijaya.
“Kita akan memenuhi catatan yang diberikan oleh I League. Tentunya kita harus bersinergi dengan stakeholder, dalam hal ini pemilik stadion, yaitu Pemerintah Kota Kediri,” kata Farina.
Ia berharap kolaborasi antara Persik dan Pemkot Kediri terus terjaga. Selain memastikan Stadion Brawijaya tetap menjadi home base Macan Putih, dukungan tersebut diharapkan turut menciptakan suasana pertandingan yang lebih nyaman bagi pemain dan suporter.
Pembenahan Stadion Brawijaya menjadi bagian penting dari persiapan Persik menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Dengan fasilitas yang semakin representatif, stadion kebanggaan masyarakat Kota Kediri itu diharapkan mampu menjadi kandang yang nyaman sekaligus mendukung ambisi Macan Putih meraih prestasi lebih baik.
foto: pekerja di stadion Brawijaya saat menambahkan pasir untuk meratakan permukaan lapangan
Jelan Super League, Pemkot Kediri Benahi Fasilitas Stadion Brawijaya






