Sumur Warga Tempurejo Kediri Diduga Tercemar BBM dari SPBU

Sumur Tercemar BBM
Caption: Pengambilan sampel air sumur yang diduga tercemar BBM di Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (15/8/2023). Doc: Polsek Pesantren

Metaranews.co, Kota Kediri – Sejumlah sumur warga Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, diduga tercemar Bahan Bakar Minyak (BBM).

Diduga, sumur warga itu terdampak rembesan BBM akibat kebocoran tangki di SPBU kelurahan setempat.

Bacaan Lainnya

Untuk memastikan hal itu, Diskes dan DLHKP Kota Kediri serta stakeholder lainnya mengambil sampel air sumur warga untuk diuji di laboratorium, Selasa (15/8/2023) pagi.

Kapolsek Pesantren, Kompol Sugianto menjelaskan, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Tempurejo, Aiptu Agus Karyono, melakukan pengamanan pengambilan sampel air sumur yang diduga tercemar BBM itu.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Tempurejo bersama tiga pilar dan instasi terkait melaksanakan giat pemantauan dan pengamanan pengambilan senpel air sumur milik warga yang diduga terdampak kebocoran tangki SPBU,” jelas Sugianto.

Sugianto menuturkan, ada tujuh sumur diduga tercemar yang sampel airnya diambil oleh petugas. Ketujuh sumur itu milik Sulastri, Rio, Sugiono, Semi, Kamani, Agus, dan Santosa.

“Sumur yang diduga terdampak atau tercemar dari SPBU Tempurejo milik warga dan yang diambil sampel guna dilakukan tes laboratorium yaitu (7 sumur),” paparnya.

Selain sumur yang diduga tercemar, lanjut Sugianto, petugas juga mengambil sampel air dari sumur warga yang tidak tercemar BBM.

“Adapun air sumur warga yang tidak terdampak atau tercemar yang diambil sampel yaitu milik Sumiati dan Srirahayu,” tuturnya.

Menurut Sugianto, kegiatan pengambilan sampel air sumur yang diduga tercemar BBM ini berjalan tertib dan aman.

“Selama giat pengambilan sampel air sumur warga yang diduga terdampak dan yang tidak terdampak di RT 05, RW 02, berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali,” pungkas Sugianto.

Pos terkait